ACEH TAMIANG | Satuan Kerja Khusus Minyak Bumi dan Gas (SKK Migas) wilayah Sumatera Bagian Utara hingga kini belum mempublikasikan hasil audit investigasi sumur minyak meledak pada Sabtu (17/8/2024) lalu. Kepala Humas SKK Migas Yanin Kholison dihubungi Rabu (30/10/2024) mengaku belum mengetahui hasil audit investigasi yang menyebabkan empat pekerja luka bakar itu.
“Saya cek dulu ya,” sebutnya ringkas.
Hal senada disebutkan Humas Pertamina EP Rantau Field, Seno. Menurutnya dia belum mengetahui detail informasi hasil audit kasus itu. “Saya konfirmasi dulu,” sebutnya ringkas.
Sebelumnya diberitakan empat pekerja mengalami luka bakar saat sumur minyak milik PT Pertamina EP Rantau meledak. Mereka dilarikan ke rumah sakit di Medan Sumatera Utara. Pertamina sejak awal kasus ini enggan mempulikasikan nama-nama pasien. Belakangan, polisi mempublikasikan nama-nama pasien pada awak media.
|DIMAS

Subscribe to my channel

