ACEH UTARA– Sebanyak lima desa di Kecamatan Matang Kuli, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Jumat (4/10/2024) terendam banjir. Kelima desa itu yakni Desa Alue Euntok, Alue Thoe, Meunasah Hagu, Teumpok Barat, dan Desa Meunasah Meuria.
Ketinggian air saat ini diperkirakan mencapai satu meter dan terus meningkat. Dampaknya sebagian warga terpaksa mengungsi.
Salah seorang warga Matang Kuli, Ahmad Dhani, menyebutkan banjir disebabkan meluapnya Krueng (sungai) Keureuto di kawasan itu. Air juga sudah merendam pemukiman warga, badan jalan dan area persawahan.
“Kami berharap pihak berwenang segera mengambil tindakan untuk menangani banjir yang semakin meluas dan memberikan bantuan logistik bagi warga yang terdampak,” katanya.
Dia menyebutkan, persoalan banjir merupakan masalah tahunan yang terjadi di kecamatan itu. “Sampai hari ini belum ada solusi dari pemerintah,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara, Saiful, hingga berita ini ditayangkan belum memberi respon terhadap persoalan banjir di kawasan itu. Pesan singkat yang dikirimkan belum dijawab hingga berita ini ditayangkan.
|KOMPAS
LHOKSUKON- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI berjanji menyelesaikan pembangunan 14 rumah atau hunian tetap…
Banda Aceh – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Timur, Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al-Farlaky,…
LHOKSEUMAWE — Bursa pemilihan Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal) periode 2027–2030 mulai mengerucut. Hingga penutupan pendaftaran, enam…
Padang – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) gerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan…
ACEH UTARA – Ribuan masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Aceh Utara memadati kawasan Kantor Bupati…
LHOKSUKON - Sebanyak 14 unit rumah untuk penyintas banjir di Desa Abeuk Reuling, Kecamatan Sawang,…
This website uses cookies.