Categories: News

Rembuk Tani 2024 : Mendengar Aspirasi, Menguatkan Pertanian

Aceh Tengah- PT Pupuk Indonesia berkolaborasi dengan PTPupuk Iskandar Muda mengadakan kegiatan Rembuk Tani yang berlangsungdi Desa Ketol, Kabupaten Aceh Tengah.

Sebanyak 200 petani turut hadir dalam kegiatan ini. Dalam sambutannya, VP Manajemen Produk Pupuk Indonesia, HokyPrasepta menyampaikan bahwa Pupuk Indonesia, sebagai BUMNyangbertanggung jawab atas penyediaan dan penyaluran pupuk bersubsidi, terusmelakukan berbagai upaya guna mendukung program ketahanan panganpemerintah.

Tahun Anggaran 2024, pemerintah telah menaikkan volumepupuk bersubsidi dari 4,7 juta ton menjadi 9,55 juta ton. Kebijakanpenambahan volume ini perlu disosialisasikan secara luas agar petani yangterdaftar dapat mengetahui dan menerima manfaatnya.

Pengawasanyangbaik pada pelaksanaan distribusi dan penyaluran tambahan volume alokasi pupuk bersubsidi juga sangat diperlukan. “Penyaluran pupuk bersubsidi ini merupakan tugas besar yang harusdilaksanakan bersama. Pupuk Indonesia memerlukan kerjasamadankolaborasi dengan semua pihak terkait, yaitu Pemerintah Pusat, PemerintahDaerah, Distributor, Pengecer, dan Lembaga Pengawas Pemerintah, sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing,” ungkap HokyPrasepta.

Pada kesempatan ini, juga disampaikan bahwa Pupuk Indonesia memastikanketersediaan stok di semua lini untuk mendukung kebijakan pemerintahterkait tambahan alokasi. Per tanggal 5 Juni 2024, tercatat posisi stok di Provinsi Aceh sebesar 37.874 ton, yang terdiri dari pupuk subsidi sebesar Urea 32.827Ton atau mencapai 1.001% dari ketentuan stok minimum yang ditentukandan NPK 5.047 Ton atau mencapai 164% dari ketentuan stok minimumyangditentukan serta pupuk non subsidi sebesar 1.857 ton (Urea 1.431 TondanNPK 426 Ton).

Sementara untuk realisasi penyaluran pupuk bersubsidi secaranasional, hingga kini telah mencapai 2.589.081 Ton atau 27,1 %dari Total alokasi 9,5 juta Ton.

Dukungan dari seluruh pemangku kepentingan di lapangan sangat diperlukan, yaitu:

 Percepatan penerbitan SK Alokasi per Kabupaten/Kota dan Kecamatanserta memastikan alokasi tidak ada sebaran bulanannya sehinggapenyaluran pupuk bersubsidi dapat dioptimalisasi (Dinas PertanianDaerah).

 Penyamaan persepsi dan kepastian mekanisme proses verifikasi danvalidasi dokumen penyaluran pupuk bersubsidi oleh TimVerval Kecamatan.

 Distributor dan Pengecer diinstruksikan untuk memastikan ketersediaanstok serta melaksanakan penyaluran pupuk bersubsidi sesuai ketentuanyang diatur dalam Juknis SK Dirjen PSP Kementan Nomor 07 Tahun2024.

 Para ketua kelompok tani agar dapat menyebarkan informasi bahwaterdapat alokasi tambahan pupuk bersubsidi yang dapat ditebusmenggunakan KTP sesuai ketentuan yang berlaku. Selain pupuk bersubsidi, Pupuk Indonesia Grup juga memiliki banyak produkunggulan, salah satunya adalah NPK Phonska Plus Formula 16-16-16, yangmemiliki spesifikasi Nitrogen 16%, Fosfat 16%, dan Kalium16%. Pupukini mudah diaplikasikan dan cocok untuk segala tanaman.

Hingga tahun 2024, telah dilakukan demplot NPK Phonska Plus Formula16-16-16 di beberapa daerah, termasuk Kabupaten Pidie, Kabupaten Bireun, dan Kabupaten Aceh Utara. Hasilnya menunjukkan peningkatan hasil panenrata-rata 0,67 ton/ha.

Di Kabupaten Aceh Tengah juga telah dilakukan demplot Product to Market Fit menggunakan Pupuk Urea dan NPK PIMpada tanamantomat dan cabai merah, yang menunjukkan peningkatan hasil panen10%untuk tomat dan 30% untuk cabai dibandingkan dengan perlakuansebelumnya. SVP Administrasi Keuangan Pupuk Iskandar Muda, Syahrul Kamal menambahkan, “Kami sangat menghargai kesempatan ini untuk berinteraksi langsung dengan para petani. Mendengarkan aspirasi dan keluhan merekasangat penting bagi kami untuk terus berinovasi dan menyediakan produkyang memenuhi kebutuhan mereka. Kami juga berkomitmen untukmeningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang produk kami, terutamaproduk non-subsidi yang berkualitas tinggi,” ungkapnya. PJ Bupati Aceh Tengah, Ir. T. Mirzuan, MT, dalam sambutannyajugamenekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan petani untuk mencapai kesejahteraan bersama, “Kegiatan seperti ini menunjukkankomitmen nyata dari Pupuk Indonesia dan Pupuk Iskandar Muda dalammendukung pembangunan pertanian di Aceh Tengah. Kami sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan untuk mendengarkan dan meresponskebutuhan petani.

” Dengan suksesnya kegiatan Rembuk Tani ini, Pupuk Indonesia Grup berharapdapat terus memperkuat hubungan dengan para petani, meningkatkanpenjualan produk non-subsidi, dan memastikan kebutuhan petani terpenuhi dengan baik.

|RIL|DIMAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Puluhan Hektare Lahan Sawah Tidak Digarap Petani Aceh Utara

LHOKSUKON- Sekitar 90 hektare area sawah di Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh…

9 hours ago

Waspadai Penipuan Calon Jamaah Haji di Lhokseumawe, Begini Modusnya…

LHOKSEUMAWE - Puluhan calon jemaah haji (CJH) di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mendatangi Kantor Kementerian Haji…

24 hours ago

Bupati Aceh Utara : Data Ulang Masyarakat Miskin, Agar JKA Tepat Sasaran

LHOKSUKON — Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh, Ismail A Jalil akrab disapa Ayahwa, meminta agar…

24 hours ago

BNPB Beberkan Kendala Pembangunan Huntara Penyintas Banjir Aceh Timur

IDI RAYEUK – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengaku kompleksitas masalah lapangan membuat pembangunan hunian…

1 day ago

Dana Rehab Sekolah Aceh Tamiang Cair Rp 192 M, Sisa 38 Sekolah Belum Diperbaiki

Aceh Tamiang - Bupati Aceh Tamiang secara resmi meluncurkan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Program…

2 days ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Polda Sumbar Jaga Penyaluran BBM dan LPG Tepat Sasaran

Padang— Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat…

2 days ago

This website uses cookies.