Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Amir Syarifuddin
UNTUK mencegah penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya, tenaga kesehatan (nakes) yang berada pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dapat memberikan edukasi kepada orang tua.
Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Amir Syarifuddin, Jumat (3/5/2024) menyebutkan, tenaga kesehatan dituntut untuk memiliki keahlian dan kewenangan dalam mengedukasi orang tua sehingga dapat berperan aktif dalam pencegahan penyalahgunaan napza pada anak dan remaja.
“Kenapa orang tua yang menjadi tujuan edukasi nakes? Orang tua harus mempunyai daya dalam mencegah dan mengendalikan penyalahgunaan napza anak-anak mereka. Daya tersebut dapat berupa keterampilan mengasuh dan membina relasi dengan anak-anak mereka dengan memberi perhatian kepada perilaku penggunaan napza,” jelasnya.
Daya yang dimiliki orang tua menjadi faktor protektif gangguan penggunaan napza.
“Faktor protektif tersebut dapat diperkuat melalui pelatihan pemberdayaan orang tua dalam pencegahan dan pengendalian penyalahgunaan napza. Melalui implementasi secara luas dan jangka panjang edukasi nakes kepada orang tua, diharapkan selanjutnya insiden penyalahgunaan napza dan gangguan penggunaan napza dapat menurun,” jelasnya.
Amir menambahkan bahwa upaya pencegahan terhadap penyebaran narkoba di kalangan pelajar sudah seyogiayanya menjadi tanggung jawab kita bersama.
“Semua pihak, termasuk orang tua, guru, dan masyarakat, harus turut berperan aktif dalam mewaspadai ancaman narkoba terhadap anak-anak kita,” ujarnya.
Dalam catatan Komisi Perlidungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat dari 87 juta populasi anak di Indonesia, 5,9 juta diantaranya menjadi pecandu napza. Sebanyak 2.218 kasus terkait masalah kesehatan dan napza menimpa anak-anak. Sebanyak 15,69 persen di antaranya kasus anak pecandu napza dan 8,1 persen kasus anak sebagai pengedar narkoba.
Amir menjelaskan bahwa perlu pendampingan dari orang tua ana-anak itu sendiri dengan memberikan perhatian dan kasih sayang.
“Upaya yang lebih kongkret dapat dilakukan adalah melakukan kerja sama dengan pihak yang berwenang untuk melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba atau mungkin mengadakan razia mendadak secara rutin,” pungkas Amir.
Tips Mencegah Narkoba
|ADVERTORIAL
IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…
KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…
Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…
Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…
LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…
IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…
This website uses cookies.