Gedung RSUCM Aceh Utara |DIMAS
LHOKSEUMAWE – Sebanyak 20 pasien batal dioperasi karena bahan medis habis pakai (BMHP) habis di Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Kabupaten Aceh Utara dua hari terakhir.
Kepala Hubungan Masyarakat RSUCM Aceh Utara, Harry Laksmana membenarkan pembatalan operasi tersebut. namun, dia menegaskan operasi yang dibatalkan bersifat elektif atau operasi yang dapat ditunda. Sedangkan operasi khusus kasus darurat tetap dilaksanakan.
“Misalnya tadi malam ada operasi pasien kanker, kita tetap operasi. Jadi, yang ditunda itu hanya operasi yang sifatnya tidak emergency, dan atas persetujuan pasien atau keluarganya,” sebut Harry.
Dia menjelaskan, bahan habis pakai yang habis misalnya obat bius untuk kategori satu, namun disiapkan obat bius kategori dua, sedangkan benang jahit, jarum suntik dan lain sebagainya juga turut habis.
“Biasa kondisi awal tahun, penyusunan surat keputusan panitia lelang dan lain sebagainya. Lalu pembelian sudah dilakukan, namun tidak datang dalam waktu bersamaan,” katanya.
Dia menyebutkan, pekan depan diprediksi pembukaan dan pelaksanaan operasi telah normal kembali di rumah sakit plat merah tersebut.
“Kami tegaskan, pasien tidak ada yang telantar. Opsinya sudah kita siapkan semua, misalnya pinjam dari rumah sakit lain dulu sembari barang kita sampai. Ini hal biasa pinjam meminjam,” pungkasnya.
|KOMPAS
LHOKSUKON- Sebanyak 31 kelompok tari jenjang sekolah dasar dari Kecamatan Kuta Makmur dan Kecamatan Simpang…
Aceh Besar – Penyaluran pupuk bersubsidi di Provinsi Aceh berjalan lancar dan memberikan dampak positif…
LHOKSEUMAWE -Pengamat Komunikasi Politik Universitas Malikussaleh, Masriadi Sambo, menilai persoalan terhambatnya operasional Program Makan Bergizi…
Setiap kali Aceh Utara memasuki babak baru kepemimpinan, harapan masyarakat selalu sama: ekonomi daerah tumbuh,…
LHOKSEUMAWE — Dukungan Komisi X DPR RI terhadap pengalihan status dosen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian…
LHOKSUKON - Sebanyak 30 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Aceh Utara dipastikan kembali…
This website uses cookies.