ACEH TIMUR – Sebanyak 50 rohingya mendarat di kembali mendarat di pperairan Kuala Idi, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, Kamis (14/12/2023) dinihari.
Protection Associate United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), Faisal Rahman dihubungi per telepon membenarkan 50 Rohingya itu mendarat di Aceh Timur. Bulan lalu, sebanyak 37 Rohingnya juga mendarat di Kabupaten Aceh Timur.
“Sejauh ini, semuanya laki-laki,” kata Faisal.
Dia menyebutkan, jumlah itu diprediksi akan bertambah. Pasalnya, dalam satu kapal, Rohingya seringkali berjumlah seratusan lebih.
Sejauh ini, belum diketahui pasti kapan mereka akan dipindahkan dari lokasi tersebut. Sementara itu, belum diperoleh keterangan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terkait kedatanagn warga Rohingnya tersebut.
Sebelumnya Pj Gubernur Aceh, Ahmad Marzuki, membuat masyarakat merasa tidak nyaman sehingga timbul berbagai penolakan.
“Kita dengar penolakan dari masyarakat, pengungsi itu tidak sedikit, jumlahnya ratusan yang bersandar di kebun rakyat, Mereka memanfaatkan tempat dan MCK yang ada sehingga terjadilah ketidaknyamanan masyarakat Aceh,” katanya, Senin (11/12/2023) di Banda Aceh.
Sebelumnya diberitakan, setidaknya sudah ada 1.684 orang imigran Rohingya yang mendarat di Aceh sejak 14 November lalu. Berbagai penolakan dilakukan warga terhadap pencari suaka yang tiba di beberapa titik pantai Aceh tersebut. Saat ini, mereka berada di Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Pidie dan Kota Lhokseumawe.
|KOMPAS
IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…
KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…
Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…
Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…
LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…
IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…
This website uses cookies.