Categories: News

Dampak Tercium Bau Gas Diduga dari PT Medco, Jumlah Pengungsi Bertambah

LHOKSEUMAWE – Jumlah pengungsi karena mencium bau gas yang diduga berasal dari PT Medco E&P Malaka, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh kini bertambah.

Jika dua hari lalu pengungsi hanya sebanyak 446 jiwa dari Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, kini jumlah mereka menjadi 678 jiwa. Mereka mengungsi di halaman kantor Camat Banda Alam, Aceh Timur.

Selain itu, warga Desa Panton Rayeuk A, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur juga telah mengungsi. Camat Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, Iskandar Syah, dihubungi per telepon, Rabu (27/9/2023) menyebutkan, khusus untuk warga Desa Panton Rayeuk A, belum diketahui data pasti jumlah pengungsian.

“Mungkin di Desa Panton Rayeuk A jumlahnya sekitar enam atau tujuh kepala keluarga. Mereka mengungsi di desa itu juga, tidak ke halaman kantor camat,’ kata Iskandar Syah.

Dia menyebutkan, pengungsi masih menunggu komitmen perusahaan untuk menjamin bau gas tersebut tidak akan pernah tercium lagi bagi warga di sekitar perusahaan.

“Kata pengungsi, jika sudah ada komitmen maka segera mereka pulang ke desa. Misalnya, jika hari ini sudah ada komitmen, besok langsung mereka tinggalkan lokasi pengungsian,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 30 warga warga Gampong Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam keracunan diduga terhirup aroma gas beracun mengakibatkan warga mual-mual dan muntah, sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Umum Zubir Mahmud Aceh Timur.

PT Medco dalam keterangan persnya menyatakan siap berkoordinasi dengan seluruh instansi dan lembaga untuk menangani persoalan tersebut.

|RIL |DIMAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadir untuk Masyarakat, 1.000 Paket Sembako Disalurkan Melalui Pasar Murah di Lhokseumawe

Lhokseumawe — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe…

1 hour ago

Koalisi Pemuda Aceh: Narasi Liar Terpa Bupati Aceh Timur Setelah Tuai Pujian Tangani Banjir, Berbau Politis

ACEH TIMUR | Pemulihan bencana di Aceh dibayangi manuver politik. Di tengah logistik pengungsi yang…

1 hour ago

Puluhan Hektare Lahan Sawah Tidak Digarap Petani Aceh Utara

LHOKSUKON- Sekitar 90 hektare area sawah di Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh…

12 hours ago

Waspadai Penipuan Calon Jamaah Haji di Lhokseumawe, Begini Modusnya…

LHOKSEUMAWE - Puluhan calon jemaah haji (CJH) di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mendatangi Kantor Kementerian Haji…

1 day ago

Bupati Aceh Utara : Data Ulang Masyarakat Miskin, Agar JKA Tepat Sasaran

LHOKSUKON — Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh, Ismail A Jalil akrab disapa Ayahwa, meminta agar…

1 day ago

BNPB Beberkan Kendala Pembangunan Huntara Penyintas Banjir Aceh Timur

IDI RAYEUK – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengaku kompleksitas masalah lapangan membuat pembangunan hunian…

1 day ago

This website uses cookies.