Rosnely SKM, istri Pj Wali Kota Lhokseumawe, melakukan imunisasi pada anak sekolah dasar di Kota Lhokseumawe.
LHOKSEUMAWE | Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, Aceh, mencatat sebanyak 39.233 anak di Lhokseumawe, Provinsi Aceh tahun 2022 lalu sudah menjalani imunisasi polio.
“Artinya 100 persen terealisasi tahun lalu. Tahun ini juga sama, kita pastikan semua anak imunisasi polio,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe Safwaliza di Lhokseumawe, 16 Februari 2023.
Menurut Safwaliza, tingginya pencapaian realisasi imunisasi polio tidak terlepas dukungan semua pihak termasuk peran serta orang tua yang tidak mengkhawatirkan anaknya mendapatkan vaksin polio.
Imunisasi polio, kata Safwaliza, sebagai bentuk kecintaan pemerintah terhadap anak-anak guna mencegah adanya kasus polio dan juga angka stunting atau kekerdilan yang terjadi terhadap anak.
“Sub Pekan Imunisasi Polio dicanangkan ini menyasar anak-anak, baik di sekolah-sekolah maupun di pusat pelayanan kesehatan atau puskemas,” kata Safwaliza.
Safwaliza mengatakan berdasarkan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Puskesmas, ada 47.186 anak di Kota Lhokseumawe yang menjadi sasaran imunisasi. Berdasarkan data tersebut, maka realisasinya mencapai 83,1 persen.
“Setiap anak akan diberikan dua tetes imunisasi polio. Diharapkan dengan suksesnya Sub PIN Polio ini, maka dapat mencegah adanya kasus polio di Aceh, khususnya di Kota Lhokseumawe,” kata Safwaliza.
Penegasan Pj Wali Kota
Sertifikat imunisasi polio bakal menjadi syarat wajib anak masuk sekolah di Kota Lhokseumawe.
“Kita minta kepada kepala sekolah, dan wali kelas. Agar membantu supaya mencapai target 100 persen. Imunisasi ini merupakan bentuk saying pemerintah bagi anak Aceh, khususnya Lhokseumawe,” kata Wali Kota Lhokseumawe, Imran, 16 Februari 2023.
Imran menambahkan, pemberian imunisasi tersebut dilakukan atas respon dari kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio di Kabupaten Pidie, Bireuen, dan Aceh Utara.
Syarat Wajib Masuk Sekolah Tidak hanya itu, termasuk juga pada program imunisasi dasar lengkap, setelah dilakukan pengecekan ke Puskesmas, alhasil cakupannya masih minim.
“Maka dari itu, untuk menyukseskan program ini, akan dijadikan sertifikat imunisasi dasar lengkap sebagai salah satu syarat wajib untuk mendaftar sekolah anak baik itu Paud, TK, SD, SMP, dan SMA. Kalau tidak ada sertifikat silahkan cari sekolah di luar Lhokseumawe,” ujarnya.
|ADVERTORIAL
ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., memimpin rapat bersama warga…
LHOKSUKON – Sebanyak 50 tim Rapai Pase menabuh rapai (alat musik tradisional) di Desa Dayah…
Semarang – PT Pupuk Indonesia (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional. Komitmen…
LHOKSUKON – Sebanyak 16 pemimpin rapaiyang terdiri syekh dan ketua grup menerima piagam penghargaan atas dedikasi danpengabdian…
LHOKSUKON – Rumoh Rapai Pase dideklarasikan dalam Pertunjukan Budaya Duel Akbar 50 Rapai Pase yang mempertemukan Blah Nou Krueng…
ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Baitul Mal Kabupaten Aceh Timur menggelar kegiatan…
This website uses cookies.