Categories: Advertorial

Fokus Perhatian Dinkes Lhokseumawe Tangani ODGJ

LHOKSEUMAWE | Angka kesakitan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) dilaporkan semakin meningkat hingga mencapai 567 Orang wilayah kota Lhokseumawe.

Kepala Dinas Kesehatan Lhokseumawe, Safwaliza, 10 Januari 2023, menyebutkan, jumlah penderita Orang dalam gangguan Jiwa tersebut ditemukan berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan petugas puskesmas yang ada di 4 Kecamatan. (Jumat,

Data dari tim dinas, disebutkan faktor penyebab orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di daerah itu di antaranya karena kecanduan narkoba.

Jumlah ODGJ pada 2022 sebanyak 500 orang, bertambah  sehingga jumlah menjadi 567 orang.

“Penyebab terjadinya gangguan kejiwaan tersebut di antaranya karena kecanduan narkoba. Sekarang, jumlah ODGJ di Lhokseumawe sebanyak 566 orang, bertambah 16 orang dibandingkan 2022 yang jumlahnya sebanyak 500 orang,” sebutnya.

Selain kecanduan narkoba, kata  Zora, penyebab gangguan juga karena kesulitan ekonomi dan penyakit menahun. Serta faktor lainnya menyebabkan pasien depresi, sehingga mempengaruhi kejiwaan.

Safwaliza, S.Kep
Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe

Ratusan pasien gangguan jiwa tersebut tersebar di tujuh puskesmas di empat kecamatan di Kota Lhokseumawe. Yang terbanyak di Puskesmas Banda Sakti, kemudian disusul Puskesmas Muara Satu, Selanjutnya, Puskesmas Mon Gedong , Puskesmas Blang Mangat pasien, Puskesmas Muara Dua

Dinas Kesehatan terus berupaya menangani ODGJ tersebut. Sebagian besar dari mereka kini ada juga yang sudah mandiri dan juga dalam pemantauan.

“Kami terus berupaya menyosialisasi kepada keluarga untuk berperan aktif dalam masa pemulihan ODGJ. Termasuk merehabilitasi mereka karena kecanduan narkoba,” terang Safwaliza.

Dia menegaskan, untuk obat diberikan secara gratis. “Silakan ke Puskesmas terdekat. Penanganan di Puskesmas sudah sangat memadai dan komprehensif sekarang ini,” pungkasnya.

|ADVERTORIAL

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Dua Kali Bencana, Hidup Seadanya di Pedalaman Aceh Utara…

LHOKSUKON – Sejumlah penyintas banjir di Desa Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi…

12 hours ago

Komisaris Utama dan Direktur Kelelembagaan & Kepatuhan Pertamina Patra Niaga Perkuat Pengawasan Operasional Infrastruktur Energi di Sumatera Barat

Padang – Pertamina Patra Niaga melaksanakan kegiatan Management Walkthrough (MWT) pada 1 s.d 3 Juni…

12 hours ago

BMKG Minta Warga Waspada, 85 Hutara Rusak Karena Angin Kencang di Aceh Utara

LHOKSUKON – Badan Metreologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh…

2 days ago

TP PKK Aceh Timur Lakukan Pembinaan dan Evaluasi 10 Program Pokok PKK di Gampong Paya Lipah

PEUREULAK – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Timur, Lismawani Iskandar Al-Farlaky, melakukan kunjungan kerja…

2 days ago

58 Huntara Aceh Utara Rusak Diterjang Angin Kencang

ACEH UTARA– Sebanyak 58 unit hunian sementara (huntara) yang tersebar di empat desa di Kecamatan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Siapkan Anggaran Rp58 Miliar untuk Gaji 13

ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menyiapkan anggaran sekitar Rp58 miliar untuk pembayaran Gaji…

2 days ago

This website uses cookies.