LHOKSEUMAWE – Ribuan honorer dan tenaga harian lepas (THL) diberhentikan per 1 Januari 2023 di Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Saat ini, masing-masing kantor diminta mendata kebutuhan minimal tenaga honorer untuk tahun 2023.
Kepala Hubungan Masyarakat, Pemerintah Kota Lhokseumawe, Marzuki, per telepon, Rabu (4/1/2023) menyebutkan, Penjabat Wali Kota Lhokseumawe, Imran, sudah meminta masing-masing kepala kantor dan kepala dinas untuk mendata kebutuhan minimal tenaga honorer.
Data yang diperoleh Kompas.com, 2.753 tenaga honorer grade C atau disebut tenaga harian lepas di Kota Lhokseumawe. Mereka digaji Rp 300.000 per bulan. Dalam setahun, dibutuhkan uang sebesar Rp 9 miliar untuk gaji tenaga harian lepas ini.
“Memang benar ada rencana penghentian tenaga honorer grade C itu. Namun, berapa jumlah yang diberhentikan, itu belum ada keputusannya. Ini karena kita krisis anggaran,’ kata Marzuki.
Dia menyebutkan, setelah data dari dinas dan kantor masuk, barulah diputuskan berapa besar honorer yang tidak akan dikeluarkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bekerja di Pemerintah Kota Lhokseumawe tahun 2023 ini.
“Kita tunggu saja dulu pendataannya, barulah diputuskan berapa total yang dihentikan,” pungkasnya.
|KOMPAS
Bagi Anda yang merencanakan liburan ke Kota Takengon, kini hadir destinasi yang memadukan kenyamanan menginap…
Regita KSAlumni UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Bahasa Aceh merupakan salah satu warisan budaya takbenda yang…
Aceh Timur– Jainuddin, S.E., yang akrab disapa Geuchik Joy, Panglima Sago Sungai Raya, sekaligus Sekretaris…
Gorontalo - PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani di Provinsi Gorontalo…
ACEH TIMUR – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Timur dan Bunda Guru Kabupaten…
Brisbane – PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil merealisasikan pengiriman urea ke Australia sebagai bagian dari…
This website uses cookies.