Categories: News

Soal Banjir, Ini Pernyataan Bencana dari Pj Bupati Aceh Utara

ACEH UTARA – Sekretaris Daerah Aceh Utara A Murtala, mengeluarkan surat Pernyataan Bencana terkait banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Surat Pernyataan Bencana Nomor: 360/1656/2022 itu ditandatangani Sekda Aceh Utara, Dr. A. Murtala, atas nama Pj. Bupati Aceh Utara, Azwardi.

Dalam surat itu, Bupati Aceh Utara menyatakan pada Rabu, 5 Oktober 2022, pukul 07.00 WIB, telah terjadi bencana alam banjir akibat curah hujan yang tinggi, sehingga meluapnya air Sungai Krueng Keureuto, Krueng Peuto, Krueng Pirak, Krueng Sawang, Krueng Nisam, dan Krueng Pase, di Kecamatan Pirak Timu, Lhoksukon, Tanah Luas, Samudera, Cot Girek, Muara Batu, Geureudong Pase, Langkahan, Dewantara, Nibong, dan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara. Dalam surat ini, total banjir merendam 10 kecamatan dari 27 kecamatan dalam Kabupaten Aceh Utara.

“Banjir mengakibatkan terendamnya sarana fasilitas umum, rumah, perkebunan, pertanian. Merusak tanggul dan longsor. Juga menganggu sarana transportasi,” sebut A Murthala, Kamis (6/10/2022).

Saat ini, akses transportasi lintas kecamatan terkendala. Kendaraan roda dua tidak bisa melintas. Hanya kendaraan berbadan besar yang bisa melewati banjir di badan jalan lintas nasional Medan-Banda Aceh dan antar kecamatan lainnya.

“Kami terpaksa menaikan sepeda motor ke dalam truk. Agar bisa melintas di lokasi banjir,’ sebut Mawarti, salah seorang warga di lokasi banjir, Desa Parang Sikureung, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara, Mulyadi, dihubungi terpisah menyebutkan, polisi dan tim BPBD siaga di badan jalan yang terendam banjir.

“Kami imbau pengendara hati-hati. Jika ragu-ragu sebaiknya bertanya pada petugas yang berada di lokasi. Agar kendaraan tidak mogok dalam banjir,” pungkasnya.

Sehari sebelumnya diberitakan, banjir dengan ketinggian satu hingga dua meter merendam merendam tujuh kecamatan yaitu Kecamatan Matang Kuli, Pirak Timu, Tanah Luas,  Cot Girek, Samudera,Lhoksukon dan Kecamatan  Nisam, Aceh Utara, Provinsi Aceh.

|KOMPAS

 

 

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

SDN 2 Dewantara Gelar Maulid, Kadis Pendidikan : Pendidikan Islami Modal Utama Anak …

ACEH UTARA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di SD Negeri 2 Dewantara,…

9 hours ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Ombudsman Sumatera Utara, Kawal Penyaluran Energi

Medan– PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan…

14 hours ago

Masa Sewa Huntara Berakhir Desember 2026, Nasib Ratusan Penyintas Banjir di Aceh Utara Mengantung?

ACEH UTARA – Ratusan kepala keluarga (KK) penyintas banjir di Gampong Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan,…

14 hours ago

Di Musda Golkar, Al-Farlaky Buka Pintu Kolaborasi untuk Pembangunan Aceh Timur

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengajak Partai Golkar memperkuat…

1 day ago

Steam Blowing Rampung, Rekind Kawal PLTP Salak Unit 7 Menuju Commissioning

JAKARTA -PT Rekayasa Industri (Rekind) tengah mengawal pelaksanaan kegiatan proyek Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP)…

1 day ago

Puluhan Pohon, Rumah dan Kios Pedagang Rusak Diterjang Angin di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE– Sebanyak puluhan kios, rumah dan pohon tumbang diternang angin kencang di Kota Lhokseumawe, Provinsi…

2 days ago

This website uses cookies.