Categories: FeaturedPolhukam

Polisi Musnahkan 3.000 Pohon Ganja di Aceh Utara, Dua Pemilik Kebun Ditangkap

ACEH UTARA – Personel Polres Lhokseumawe memusnahkan sekitar 3.000 batang ganja yang ditanam di lahan seluas dua hektare di Desa Teupin Reusep, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Dalam operasi tersebut, polisi juga mengamankan dua orang yang diduga sebagai pemilik kebun berinisial MH dan IS.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ahzan, mengatakan pengungkapan ladang ganja itu merupakan hasil pengembangan kasus peredaran narkotika yang sebelumnya ditangani jajarannya di wilayah hukum Polres Lhokseumawe.

“Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar di lokasi,” kata Ahzan kepada awak media, Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, sebanyak 3.000 pohon ganja dimusnahkan. Usia tanaman tersebut bervariasi, mulai dari yang baru ditanam hingga yang sudah siap dipanen.

Ahzan menjelaskan, pengungkapan kasus itu berawal dari penangkapan seorang tersangka yang diduga hendak menjual dua kilogram ganja. Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan, polisi memperoleh informasi mengenai lokasi penanaman ganja di kawasan pegunungan Sawang.

“Berdasarkan pengakuan tersangka, mereka melakukan hal itu karena faktor ekonomi. Harga jual ganja bisa mencapai Rp800 ribu per kilogram sehingga dianggap lebih menguntungkan dibandingkan menanam komoditas pertanian lain. Selain itu, masa panennya juga relatif cepat sehingga membuat mereka tergiur,” ujarnya.

Ia menambahkan, kepolisian bersama pemerintah daerah terus berupaya mendorong masyarakat agar meninggalkan praktik penanaman ganja dan beralih ke usaha yang legal serta lebih produktif.

“Kita terus berupaya mengubah pola pikir warga supaya tidak lagi menanam ganja. Banyak hal lain yang bisa dikerjakan. Misalnya, pemanfaatan pelepah pinang yang selama ini terbuang menjadi piring tradisional yang memiliki nilai ekonomi. Program seperti itu sudah berjalan di kecamatan ini,” imbuhnya.

|MUMUL

Bagikan Postingan
Sambo

Recent Posts

Perkuat Peran EPC Nasional, Rekind Bangun Pabrik Soda Ash dan Amonium Klorida Petrokimia Gresik

JAKARTA -PT Rekayasa Industri (Rekind) kembali memperkuat kiprahnya dalam pembangunan industri kimia nasional melalui kepercayaan…

13 hours ago

Pertamina Patra Niaga “Cadiak Pandai Goes to School” Kukuhkan Satuan Tugas Lingkungan Sekolah, Semarakkan Hari Inovasi Indonesia di Ulakan Tapakis

Padang Pariaman– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Aviation Fuel Terminal Minangkabau…

23 hours ago

Tak Berhenti, Bupati Al-Farlaky Kembali Lobi Wamensos RI Perjuangkan Pencairan Jadup

Jakarta-- Upaya mempercepat pencairan bantuan Jatah Hidup (Jadup) bagi korban banjir di Aceh Timur terus…

1 day ago

Ketua PCNU Lhokseumawe Bekali Santri Pemahaman Turats, Tegaskan Pentingnya Penguasaan Kitab Kuning

LHOKSEUMAWE – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Lhokseumawe, Dr. Tgk. M. Rizwan Haji…

2 days ago

Forbes DPR RI Asal Aceh Kecam Penembakan Warga Saat Pengibaran Bendera Bintang Bulan

BANDA ACEH | Ketua Forum Bersama (Forbes) DPR RI - DPD RI Asal Aceh, TA…

2 days ago

Mantan Kapolri Diduga Sadap Presiden Prabowo, Kini Dipenjara

JAKARTA – Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) diguncang kasus serius. Mantan Kapolri yang kini…

3 days ago

This website uses cookies.