Categories: News

Tekan Harga, BI Lhokseumawe Gelar Pasar Murah

LHOKSEUMAWE – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe (KPwBI Lhokseumawe) dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, menggelar delapan titik pasar murah dalam kota itu. Delapan titik itu masing-masing kecamatan dua titik yaitu di Kecamatan Banda Sakti, Muara Dua, Muara Satu, dan Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, Gunawan, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/9/2022), menyebutkan, pasar murah bagian dari Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dan  dalam pelaksanaannya juga dilakukan pembagian bibit cabai merah.

“Kami hadirkan ahlinya untuk masyarakat, diajari cara merawat tanaman cabai merah. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan keluarga, sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi,” terangnya.

Dia mengajak, Penjabat Wali Kota Lhokseumawe, Dr Imran, membuat program terpadu untuk pengendalian inflasi di kota itu.

Sisi lain, sambungnya, pasar murah ditargetkan dapat menurunkan harga komoditas-komoditas pangan strategis di masyarakat. Hasil pantauan Bank Indonesia, dua bulan terakhir komoditas cabai merah dan bawang merah memberikan andil inflasi yang cukup signifikan.

Khusus untuk bibit cabai juga dibagikan pada Kelompok Tani Binaan, Kelompok Wanita Tani, dan Pondok Pesantren di 10 kabupaten/kota dalam wilayah kerja Bank Indonesia Lhokseumawe.

“Hari ini, hari terakhir pasar murah. Kami apresiasi minat masyarakat yang datang secara tertib ke lokasi,” pungkasnya.

|RIL|DIMAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…

2 days ago

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Minta Camat dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah BNPB

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…

3 days ago

Kebangkitan Wisata Aceh Tengah Masih Terkendala, Ini Harapan Pelaku Bisnis

Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…

4 days ago

2 Jembatan Amblas Penghubung Antar Kecamatan Aceh Utara Belum Diperbaiki

LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…

4 days ago

Begini Pengaturan WFH di Aceh Timur…

IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…

5 days ago

This website uses cookies.