EntertainmentResensi Film; Noktah Merah Pernikahan ; Kerapuhan Rumah Tangga

Resensi Film; Noktah Merah Pernikahan ; Kerapuhan Rumah Tangga

FILM Noktah Merah Perkawinan menceritakan tentang pasangan suami istri Ambar (Marsha Timothy) dan Gilang (Oka Antara). Mereka tinggal bersama kedua anak mereka, Bagas dan Ayu.

Dalam film ini, Gilang merupakan seorang arsitek lanskap yang memulai bisnis sendiri usai meninggalkan perusahaan arsitektur milik bapaknya. Ia kini berfokus pada menghias karangan rumah dengan tanaman-tanaman indah.

Sedangkan Ambar di sela-sela kesehariannya mengurus rumah dan anak-anak, berusaha menyibukkan diri dengan mengajar workshop keramik.

Noktah Merah Perkawinan merupakan film baru hasil adaptasi sinetron era 90-an dengan judul sama.

Mereka bertemu dengan seorang perempuan bernama Yuli (Sheila Dara) yang menjadi salah satu muridnya.

Ambar dan Gilang dilanda permasalahan yang lahir akibat campur tangan kedua orangtuanya. Permasalahan ini pun membuat pasangan itu bertengkar hebat hingga akhirnya mereka hanya berdiam-diam saja sambil menyimpan rasa kesal itu.

Dia pun tak tahan dengan tingkah laku mereka yang saling menjauh. Atas saran dari sahabatnya, ia pun mengajak Gilang pergi ke penasihat perkawinan.

Tapi di tengah sesi, Gilang tiba-tiba meninggalkan Ambar karena tidak ingin membicarakan permasalahan itu.

Suatu hari, Gilang bertemu dengan murid Ambar, Yuli , yang kebetulan sedang mencari arsitek lanskap untuk menata lahan luar kafe milik pacarnya, Kemal (Roy Sungkono).

Dia pun menawarkan jasanya dan mereka mulai saling berkomunikasi dalam menjalani proyek tersebut. Semakin lama, Gilang dan Yuli menjadi semakin dekat. Keduanya mulai menghabiskan banyak waktu bersama sembari pengerjaan proyek itu.

Gilang tampak lebih bahagia saat bersama dengan Yuli yang kepribadiannya membuatnya nyaman di tengah tekanan yang ia rasakan karena permasalahan rumah tangganya.

Yuli perlahan mulai menyadari bahwa ia mulai jatuh cinta dengan Gilang. Meskipun ia tahu bahwa Gilang merupakan suami Ambar, guru sekaligus wanita yang ia kagumi.

Nah, Ambar, yang masih berusaha untuk memperbaiki hubungan antara dia dan Gilang, mulai curiga dengan kedekatan Gilang dan Yuli yang semakin hari semakin akrab. Di puncak rasa kecewanya, ia mulai mempertanyakan apakah pernikahannya memang pantas untuk dipertahankan atau tidak.

Cerita film ini diarahkan oleh Sabrina Rochelle Kalangie. Ia merupakan sutradara di balik film Terlalu Tampan (2019) dan Culas (2021). Naskah Noktah Merah Perkawinan ditulis oleh Titien Wattimena.

Noktah Merah Perkawinan dapat disaksikan di bioskop Indonesia mulai 15 September 2022.

|TIM|DIMAS

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Deteksi Dini Sindrom Metabolik, 70 Warga Reuleut Timu Ikuti Pembinaan Kesehatan Lansia

ACEH UTARA – Sebanyak 70 masyarakat Desa Reuleut Timu...

Cegah Kanker Kolorektal, Warga Reuleut Timu Diedukasi Pentingnya Gizi Seimbang

ACEH UTARA – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya...

Dinsos Aceh Utara Jelaskan Rincian Penyaluran Dana Jadup Korban Banjir

ACEH UTARA – Kementerian Sosial Republik Indonesia mencatat pencairan...

Muhammad Ikbar Raih Juara I, Kadis Poraparekraf Aceh Utara; Pelajar Kita Luar Biasa

ACEH UTARA - Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi...

Gaji 3.698 PPPK Lhokseumawe Belum Dibayar, Belum Jelas Kapan Pengesahan APBD

LHOKSEUMAWE- Sebanyak 3.698 Pegawai dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di...