Categories: Polhukam

Rumah Duafa Aceh Utara Mangkrak, Polisi Panggil 2 Pejabat Baitul Mal

ACEH UTARA– Sebanyak dua pejabat Baitul Mal Kabupaten Aceh Utara telah diperiksa di Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Aceh Utara, Provinsi Aceh, tiga hari lalu. Keduanya yaitu Kepala Sekretariat Baitu Mal Aceh Utara, Zulfikar dan seorang stafnya.

Kasat Reskrim Polres Aceh Utara, Iptu Noca Tryananto per telepon membenarkan pemanggilan itu. menurutnya, kasus ini masih tahap penyelidikan untuk menemukan dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus rumah duafa mangkrak di Aceh Utara.

Baitul Mal Aceh Utara tahun 2021 lalu menganggarkan Rp 11 miliar untuk membangun 251 unit rumah duafa di kabupaten itu. Namun, hingga kini puluhan rumah itu belum rampung alias mangkrak.

“Kasusnya masih dalam penyelidikan,” tegas Iptu Noca, Minggu (19/6/2022). Dia menyebutkan, proses penyelidikan terus berlangsung di unit tindak pidana korupsi Polres Aceh.

Pansus Panggil Baitul Mal

Sementara itu, Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Aceh Utara tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Aceh Utara tahun 2021 juga memanggil Baitul Mal Aceh Utara. Pemanggilan itu terkait janji 25 hari yang disampaikan oleh Baitul Mal pada pertemuan sebelumnya.

Dalam pertemuan itu, Kepala Baitul Mal Aceh Utara, Tgk Yusradi tidak hadir. Hanya hadir Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh Utara, Zulfikar dengan dua stafnya.

Anggota Pansus DPRD Aceh Utara, Terpiadi A Majid, dihubungi per telepon, menyebutkan, awalnya DPRD Aceh Utara sudah menolak kehadiran rombongan Baitul Mal itu. Pasalnya, Ketua Baitul Mal Aceh Utara, tidak hadir dan tidak bisa dihubungi per telepon.

“Ternyata sepanjang menjabat Kepala Baitul Mal Aceh Utara beliau tidak pernah hadir ke DPRD Aceh Utara. Jadi rapat kemarin malam itu tidak ada kesimpulan. Mereka hanya berjanji-janji saja, tidak bisa memastikan kapan rumah itu selesai dibangun,” terang Politisi Partai Gerindra Aceh Utara itu.

Dia menyebutkan, DPRD Aceh Utara meminta agar Kepala Baitul Mal Aceh Utara yang hadir untuk menjelaskan kapan rumah itu selesai dibangun. “Jangan sampai korban kaum duafa Aceh Utara,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah rumah duafa tahun 2021 di Aceh Utara belum rampung dikerjakan hingga saat ini. Padahal, anggaran rumah itu bersumber dari zakat tahun 2021 sebesar Rp 11 miliar untuk 251 unit rumah. Baitul Mal Aceh Utara mengaku sedang berupaya menyelesaikan pembangunan rumah itu.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Pimpin Rapat Realisasi Anggaran Bupati Al- Farlaky, Dorong OPD Percepat Serapan dan Genjot PAD

ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I, M.Si memimpin rapat evaluasi realisasi…

4 hours ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadirkan Nuansa Hari Kartini di SPBU, Apresiasi Peran Perempuan dalam Pelayanan Energi

Medan — Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut)…

4 hours ago

Rekam Jejak Proses Entri Data Penyintas Bencana di Pendopo Aceh Utara…

LHOKSUKON – Sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) duduk di depan laptop di hall utama Pendopo…

4 hours ago

Pembangunan Huntara Lamban, Bupati Aceh Timur Semprot Vendor

IDI RAYEUK — Bupati Aceh Timur, Provinsi Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, menyemprot vendor pembangunan hunian…

6 hours ago

Murid Jatuh Menyeberang Rakit, Disdik Aceh Utara ; Berlakukan Kurikulum Darurat, Keselamatan Murid Paling Utama

LHOKSUKON– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh memberlakukan kurikulum darurat untuk sekolah…

1 day ago

Bupati Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, melantik Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi…

1 day ago

This website uses cookies.