ACEH UTARA– Polres Aceh Utara, Provinsi Aceh mendalami kasus mangkraknya sejumlah rumah duafa tahun 2021 di Kabupaten Aceh Utara. Data yang diperoleh Kompas.com, Baitul Mal Aceh Utara mengalokasikan anggaran Rp 11 miliar untuk pembangunan 251 unit rumah duafa.
Sayangnya, hingga Juni 2022 rumah itu belum rampung. Bahkan, kasus ini telah menjadi temuan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Aceh Utara.
Kapolres Aceh Utara, AKBP Riza Faisal dihubungi per telepon, Senin (13/6/2022) menyebutkan, dirinya mengintruksikan tim untuk mengumpulkan alat bukti dan keterangan tentang pembangunan rumah itu.
“Info yang eredar tersebut akan kami laksanakan dulu pengumpulan informasi atau pengumpulan barang bukti dan keterangan (Pulbaket) di lapangan,” sebutnya.
Saat ditanya apakah Pansus DPRD Aceh Utara ada membuat laporan hasil temuan mereka? AKBP Riza menyatakan sampai hari ini, Pansus DPRD tidak melapor ke Mapolres Aceh Utara.
Sementara itu, Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib, dihubungi per telepon, mengaku juga menerima keluhan masyarakat terkait mangkraknya pembangunan rumah dhuafa itu.
“Saya sudah pernah panggil mereka pelaksana di Baitul Mal Aceh Utara. Sampai sekarang belum datang ke saya, tentu itu harus selesai dikerjakan segera,” katanya.
Dia mengaku dalam waktu dekat segera memanggil Dewan Pengawas dan Pelaksana di Baitul Mal Aceh Utara untuk melihat persoalan dan kendala pembangunan sehingga tidak rampung rumah itu. “Ini saya sedang di luar kota, nanti saya panggil dewan pengawasnya, pelaksananya, apa kendala, harus selesai segera itu,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah rumah duafa tahun 2021 di Aceh Utara belum rampung dikerjakan hingga saat ini. Padahal, anggaran rumah itu bersumber dari zakat tahun 2021 sebesar Rp 11 miliar untuk 251 unit rumah. Baitul Mal Aceh Utara mengaku sedang berupaya menyelesaikan pembangunan rumah itu.
|KOMPAS
IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…
KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…
Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…
Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…
LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…
IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…
This website uses cookies.