Categories: Edukasi

3 Kunci Lulus SNMPTN 2022 Menurut Rektor Unair

SURABAYA | Universitas Airlangga (Unair) melalui jalur seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)? Jika iya, ada kabar baik nih. Pasalnya Rektor Unair Mohammad Nasih memaparkan ada dua kunci utama agar siswa dapat lolos SNMPTN 2022.

“Kunci pertama yaitu indeks atau prestasi sekolah. Kedua yaitu prestasi siswa tersebut di sekolah. Tidak ada indikator selain dua ini kunci ini,” ujar Nasih dalam dalam pembukaan Airlangga Education Expo yang digelar secara hibrid, Jumat (18/2/2022).

Menurut guru besar Ilmu Akuntansi itu, nantinya panitia akan mengurutkan SMA dari peringkat yang terbaik. Selanjutnya, pendaftar tiap sekolah akan diurutkan peringkatnya.

“Misalnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis, diurutkan dulu 500 sekolah tertinggi, akan diambil siswa yang rangking satu. Kalau belum cukup (kuota) diputar lagi untuk siswa urutan kedua. Sekarang 250 sekolah terbaik. Dan seterusnya,” kata Nasih.

Penting untuk dicatat, pendaftaran SNMPTN 2022 ini akan berakhir pada 28 Februari 2022. Oleh sebab itu, bagi kalian yang mendaftar SNMPTN harap memperhatikan beberapa poin penting yang disampaikan oleh Rektor Unair berikut ini:

Poin Penting SNMPTN 2022
1. Memilih Prodi yang Tepat
Menurut Prof. Nasih, aspek pertama yang perlu diperhatikan adalah pilihan program studi. Unair akan lebih memprioritaskan mereka yang menempatkan UNAIR di pilihan pertama.

“Akan tetapi Unair masih akan mempertimbangkan kelolosan bagi mereka yang memilih Unair di pilihan pertama dan kedua,” ucapnya dikutip dari laman resmi Unair

2. Memperhatikan Indeks Sekolah
Nasib seseorang dalam SNMPTN ditentukan oleh indeks sekolah yang ditentukan dari nilai UTBK, prestasi, serta alumni.

Jika sekolah menembus 10 besar nasional maka memiliki peluang lebih tinggi daripada tidak masuk dalam 1000 nasional.

“Untuk posisi SNMPTN, sesungguhnya parameternya kita gampang saja. Secara kelembagaan, sangat ditentukan oleh indeks sekolah. Indeks sekolah yang lebih tinggi dalam arti posisi yang lebih baik, misalnya masuk dalam lima atau 10 besar nasional,” terang Nasih.

3. Peringkat Siswa
Selanjutnya adalah peringkat siswa yang mendaftar.

“Posisi terbaik dari masing-masing peserta juga akan menentukan karena tidak mungkin bagi kami untuk bisa menerima mereka-mereka yang dalam posisi tertinggal. Buncit misalnya, 40 persen dari 40 kemudian ranking 40 pada prodi-prodi yang keketatannya sangat baik,” papar Nasih.

|DETIK

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

SDN 2 Dewantara Gelar Maulid, Kadis Pendidikan : Pendidikan Islami Modal Utama Anak …

ACEH UTARA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di SD Negeri 2 Dewantara,…

14 hours ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Ombudsman Sumatera Utara, Kawal Penyaluran Energi

Medan– PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan…

19 hours ago

Masa Sewa Huntara Berakhir Desember 2026, Nasib Ratusan Penyintas Banjir di Aceh Utara Mengantung?

ACEH UTARA – Ratusan kepala keluarga (KK) penyintas banjir di Gampong Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan,…

19 hours ago

Di Musda Golkar, Al-Farlaky Buka Pintu Kolaborasi untuk Pembangunan Aceh Timur

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengajak Partai Golkar memperkuat…

2 days ago

Steam Blowing Rampung, Rekind Kawal PLTP Salak Unit 7 Menuju Commissioning

JAKARTA -PT Rekayasa Industri (Rekind) tengah mengawal pelaksanaan kegiatan proyek Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP)…

2 days ago

Puluhan Pohon, Rumah dan Kios Pedagang Rusak Diterjang Angin di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE– Sebanyak puluhan kios, rumah dan pohon tumbang diternang angin kencang di Kota Lhokseumawe, Provinsi…

2 days ago

This website uses cookies.