Terhubung dengan kami

Sate Matang yang Ngangenin…

Wisata

Sate Matang yang Ngangenin…

Lokasi sate ini berada di dekat perempatan Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Aceh. Persis di lintas nasional Medan-Banda Aceh. Jika dari Medan, maka letaknya sebelah kiri. Terlihat mencolok dengan nama “Sate Ngangenin”.

Sebenarnya sate ini dikenal populer dengan sebutan sate matang. Sate daging sapi dengan kuah sop. Namun, pedagang mengemas dengan cara baru. Agar kekinian.

Siang itu, Nur terlihat sibuk meletakan tusuk sate dagiang sapi di tungku. Aromanya menguap harum. Di dalam wadah, sop soto telah disiapkan.

Disinilah pedagang ini membuka jualan sejak pukul 10.00 WIB hingga 23.00 WIB. Dalam sehari, dia menghabiskan 20 kilogram daging sapi dijadikan sate. Menariknya, sate di lokasi ini sangat empuk. Mudah digigit bahkan oleh mereka yang bermasalah dengan gigi.

“Kami pastikan kenyal satenya masih mudah digigit. Jangan sampai susah payah mengunyahnya,” kata Nur, yang berjualan sejak sepuluh tahun terakhir.

Di warung itu pun disediakan pojokan lesehan. Sehingga, para keluarga bisa duduk santai. Tersedia pula meja dan kursi.

Untuk kuah sotonya, rasanya sungguh lezat. Rasa pedas cabai rawitnya pas di lidah. Untuk harga jangan khawatir. Masih sangat terjangkau di dompet.

“Kami berusaha menyajikan soto yang cocok di semua lidah. Sehingga, siapa pun yang singgah menepi. Ini bisa pas di lidah,” kata Nur.

Salah seorang pembeli, Halida Bahri, menyebutkan dirinya sering mendatangi warung itu bersama keluarganya.

“Rasanya enak. Kelebihannya di kelembutan daging,” kata Halida.

Nah, jika anda melintas jalan Medan-Banda Aceh, tampaknya sate ini bisa dicoba untuk memanjakan lidah. Silakan dicoba.

|KOMPAS

Baca selengkapnya
Rekomendasi...

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Ke Atas