KISAH haru kali ini datang dari Nenek Khatijah (70) yang tinggal bersama anak perempuan, menantu serta cucunya rumah kecil berdinding bambu dan atap rumbia yang sudah bocor di Dusun Cot Mamplam, Gampong Meunasah Pulo, Kecamatan Sawang, Aceh Utara.
Sementara, anak perempuannya dan menantunya tinggal dirumah sendiri tepat depan rumah Nenek Khatijah yang baru dibangun dua bulan lalu, meskipun rumah mereka itu kondisinya tidak jauh beda dengan kondisi rumah nenek Khatijah.
Kondisi rumah nenek Khatijah tampak sangat memperhatinkan, rumah yang beralas tanah berdinding bambu dan atap bocor yang bisa dikatakan tidak pantas disebut rumah. Ketika hujan turun nenek Khatijah terpaksa harus mengungsi ke rumah anaknya.
Nenek Khatijah pun tidur diatas ranjang yang terbuat dari bambu beralas kasur Palembang.
“Ketika hujan turun ditengah malam dan pagi hari, saya terpaksa tidur dirumah anak saya yang berada didepan rumah ini,”kata Khatijah, Jumat (26/11/2021).
Diketahui, Nenek Khatijah memilik empat orang anak, untuk saat ini dia selalu dijaga oleh anak pertama dan keduanya bernama Maryani. Sedangkan anak kedua dan ketiga sudah meninggal disaat konflik Aceh dan hingga kini kuburan anaknya itu tidak diketahui.
“Menurut kabar abang saya yang kedua bernama Muhammad Yusuf dikuburkan di Kuta Blang, Lhokseumawe dan sedangkan abang ketiganya bernama Muhammad Diyah dikuburkan daerah Seumirah, Nisam,” kata anak keempat Nenek Khatijah, Maryani dengan raut wajah sedih.
Maryani mengatakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, dia bersama suaminya bekerja serabutan. “Biasa kami bajak sawah orang lain dan pergi bersih kebun-kebun orang lain,”katanya.
Dia menambahkan untuk bantuan kita ada terima, Kalau ibu saya mendapat bantuan BLT sedangkan saya sudah ada bantuan PKH.”katanya.
“Hasil uang didapatkan dari pekerjaan serabutan, itu buat keperluan hidupnya serta kebutuhan pendidikan anak-anaknya,”ujarnya
|MM
Aceh Timur – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur bergerak cepat merespons terjadinya kebakaran di lokasi sumur…
IDI -Sebuah penampungan minyak hasil penambangan minyak tradisional milik ZU dan FI di Gampong Lhok…
LHOKSEUMAWE– PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) memutuskan sambungan listrik untuk seluruh jaringan di Perusahaan Daerah…
Palu – Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan (Menko Zulhas), memastikan penyaluran pupuk…
Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha mikro,…
LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh menjanjikan gaji bulan Juli 2026 dan gaji 13…
This website uses cookies.