ACEH UTARA | Curah hujan yang tinggi dan luapan air sungai Krueng Keureuto mengakibatkan empat kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, kembali terendam di kawasan setempat.
Empat kecamatan tersebut yakni Kecamatan Pirak Timu, Matang kuli, Tanah luas dan Paya Bakong. Berdasarkan informasi, debit air yang genangi pemukiman warga sejak kemarin sekitar pukul 15.30 Wib hingga hari Rabu (17/11/2021).
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Muzani, mengatakan ketinggian di permukiman warga bervariasi, ketinggian air mencapai 30 centimeter sampai 150 centimeter.
“Data yang kita terima dari anggota di lokasi, jumlah desa yang terendam sebanyak 30 desa, 217 rumah,” sebut Muzani.
Muzani juga menyebutkan, banjir tersebut disebabkan karena daya tampung air penuh di Krueng Pirak dan Keureuto sehingga air di sungai itu meluap ke pemukiman penduduk.
“Upaya yang dapat dilakukan, petugas terus siaga dalam penanganan sementara, dan mempersiapkan evakuasi jika sudah diperlukan,” katanya.
Sejauh ini juga, warga masih enggan meninggalkan rumah masing- masing karena tidak mau meninggalkan rumah karena masih ingin menyelamatkan harta benda agar tidak di bawa arus banjir.
“Warga belum mau mengunsi, tapi jika sewaktu mereka membutuhkan bantuan akan sudah kita siapkan untuk evakuasi,” pungkasnya.
|PP
IDI - Sumur bor yang baru saja digali di Desa Matang Keupula Sa dan Desa…
Jakarta – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana…
Medan - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut senantiasa tegaskan komitmennya dalam menjalankan program Tanggung Jawab…
Jakarta – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., bertemu dengan Menteri Dalam Negeri…
LHOKSUKON– Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh memediasi pertemuan antara warga dan manajemen PT Perkebunan…
LHOKSUKON – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia menyerahkan satu unit alat berat ekskavator tipe…
This website uses cookies.