Categories: News

Premier Oil Ltd Masuk Aceh Tak Diketahui Pemda, Ini Kata SKK Migas Sumbagut

ACEH UTARA | Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Sumbagut menjelaskan perkembangan kinerja Primer Oil dan sejumlah perusahaan minyak dan gas lainnya di perairan Aceh ke Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, Selasa (21/9/2021).

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagut, Yanin Kholison, dalam keterengan tertulisnya seperti dilansir oleh Kompas.com, Rabu (22/9/2021).

“Tahun depan direncanakan Premier Oil Andaman Ltd yang akan melakukan pengeboran 1 hingga 2 sumur yang lokasinya berada di perbatasan laut NKRI . Tentunya ini membutuhkan dukungan semua pihak. Sesuai ketentuan bahwa KKKS yang akan melakukan pengeboran akan melaksanakan sosialisasi sebelum kegiatan baik di darat maupun laut,,” ujar Kepala SKK Migas Sumbagut, Rikky Rahmat Firdaus.

Wilayah Kerja Andaman II sambung Rikky, terletak di daerah lepas pantai Laut Andaman Selatan di lepas pantai Aceh, Indonesia. Wilayah Kerja Andaman II ini berada di laut lepas (offshore), sekitar 150 km dari daratan Kabupaten Bireun dan Kota Lhokseumawe.

Upaya pencarian cadangan migas yang baru untuk mendukung tercapainya target 1 Juta barel di tahun 2030 yang merupakan target dari pemerintah.

Dia menyebutkan, Wayah Kerja Andaman II sendiri berada ujung perbatasan terluar NKRI yang berbatasan langsung dengan beberapa negara seperti Thailand dan Malaysia. Keberadaan WK Andaman II ini juga diharapkan dapat menjadi indikator dalam mengawal kedaulatan NKRI di wilayah perbatasan.

“Kontraktor lainnya yang bekerja di perairan Aceh yaitu Pertamina Regional 1 Sumatera. Kita harap dukungan semua pihak, juga berkomunikasi dengan pemerintah daerah,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Primer Oil Ltd, perusahaan asal Inggris, mendapat izin di WK Andaman II. Kegiatan ini tidak diketahui oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Utara. Kepala Humas Primer Oil Ltd, Andri, dihubungi per telepon mengaku tidak bisa berkomentar. “Untuk terkait media, kebijakan perusahaan kami mengarahkan agar bisa dikomunikasikan ke SkK migas Perwakilan Sumbagut,” sebutnya dua hari lalu.

|KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadirkan Pasar Murah untuk 1.000 Warga di Padang

Padang– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung…

2 days ago

Bupati Aceh Utara ; Tunda Aturan Desil Hingga Juli demi Akses Berobat Warga

ACEH UTARA — Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, SE., MM., menyampaikan pernyataan tegas dalam…

2 days ago

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Polda Riau dalam Menjaga Ketahanan Energi

Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang dipimpin oleh Executive General…

2 days ago

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…

4 days ago

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…

4 days ago

Bupati Al-Farlaky Minta Camat dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah BNPB

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…

6 days ago

This website uses cookies.