Categories: Polhukam

Penerapan PPKM Level 4 Lhokseumawe Gara-gara Salah Cetak Spanduk

LHOKSEUMAWE – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Mikro (PPKM) Lhokseumawe ternyata hanya gara-gara salah cetak spanduk saja. Sebelumnya, tiga hari lalu, seluruh pos penyekatan dan pos pantau dipasangi PPKM Level 4 Lhokseumawe.

Sejak kemarin, pos itu sepi dan tidak ada lagi spanduk. Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, T Adnan, pada wartawan di lokasi acara vaksinasi Bank Indonesia, Lhokseumawe, Sabtu (4/9/2021).

“Jadi kita tidak bicara soal PPKM Level 3 atau PPKM level 4. Kita bicara Lhokseumawe zona merah. Spanduk itu ada tulisan PPKM Level 4. Itu salah cetak saja,” kata Sekda.

Dia menyebutkan, seluruh spanduk PPKM level 4 sudah diturunkan. Sehingga tidak ada lagi salah tafsir dari masyarakat soal penerapan PPKM.

Dia menegaskan, terpenting saat ini Lhokseumawe berada di zona merah Covid-19. Sehingga, harus pengetatan protokol kesehatan hingga 6 September mendatang.

“Kita berada PPKM level 3. Itu sesuai surat menteri dalam negeri. Bahwa ada kesalahan kemarin itu, itu semata-mata kesalahan cetak spanduk saja,” ulang T Adnan.

Dia berharap, masyarakat patuh pada protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Sehingga, penyebaran Covid-19 bisa dicegah.

“Sekarang kita patuh saja protokol kesehatan, itu jalan terbaik,” pungkas Sekda.

Sebelumnya diberitakan, penerapan PPKM Level 4 di Lhokseumawe. Sehingga didirikan pos penyekatan dan pos pantau. Bahkan, pengendara yang tidak membawa kartu vaksinasi dilarang masuk. Puncaknya, warga protes dan mengangkat pembatas jalan untuk masuk ke Kota Lhokseumawe.

|KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

DLH dan Dinkes Temukan Pengelolaan Limbah SPPG Puenteut Belum Sesuai Regulasi

LHOKSEUMAWE – Pengelolaan limbah di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Masjid Puenteut, Kecamatan Blang Mangat,…

22 hours ago

Jaringan Irigasi Rusak Akibat Banjir, Pemkab Aceh Timur Usulkan Normalisasi DI Jambo Aye di Pante Bidari

IDI – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura mengusulkan normalisasi jaringan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Sambut Tim BPK Pada Entry Meeting Pemeriksaan Terperinci TA 2025

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., sambut dan membuka kegiatan…

2 days ago

Mantap, Rekind Bukukan 380 Juta Lebih Jam Kerja Tanpa Kecelakaan

PT Rekayasa Industri (Rekind) menorehkan catatan penting dalam komitmennya terhadap keselamatan kerja, dengan mencatatkan pencapaian…

2 days ago

Status Dosen PPPK: Momentum Kebijakan Presiden Prabowo untuk Menutup Celah Ketidakadilan Struktural

Oleh: Dr. BukhariPraktisi Hukum di Lhokseumawe, Aceh Keputusan Komisi X DPR RI yang menyatakan persetujuan…

3 days ago

Abu Doto Telah Pergi: Menyusuri Jejak Pengabdian dr Zaini Abdullah untuk Aceh

Langit Aceh seperti menyimpan kesedihan yang sulit diucapkan dengan kata-kata pada Sabtu siang, 13 Juni…

3 days ago

This website uses cookies.