Categories: Polhukam

Nah Lo, Kerugian Negara Proyek Batu Gajah Lhokseumawe Rp 4,9 M

LHOKSEUMAWE – Tim adan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Aceh telah menyelesaikan audit investigasi kasus dugaan korupsi pembangunan pengaman pantai Cunda-Meuraksa, Kota Lhokseumawe senilai Rp 4,9 miliar tahun 2020. Uniknya, kasus yang diduga fiktif ini dilaporkan BPKP dengan kerugian negara Rp 4,9 miliar lebih atau senilai pagu anggaran untuk proyek tersebut tahun 2020.

Kepala BPKP Aceh, Indra Khaira Jaya, dihubungi per telepon, Rabu (24/3/2021) menyebutkan tim audit telah merampungkan pekerjaannya dan menyimpulkan kerugian negara sebesar Rp 4,9 miliar atau proyek fiktif.

“Sekarang kita sudah kirim hasil audit ke BPKP Pusat di Jakarta untuk proses quality assurance (QA). Setelah QA selesai, barulah kita serahkan hasil audit ke penyidik Kejaksaan Negeri Lhokseumawe,” Kkata Indra.

Dia menyebutkan, hasil audit itu setelah QA biasanya tetap sama. “Hasil hitungan tim audit kerugiannya Rp 4,9 miliar. Namun baru bisa kita sampaikan ke penyidik setelah QA. Biasanya tidak ada perbedaan setelah atau sebelum QA. Kita intensif komunikasi dengan tim QA BPKP Pusat,” katanya.

Dia menyebutkan, dengan selesainya audit investigasi itu, maka tidak ada keraguan bagi penyidik untuk memproses kasus itu apakah masuk dalam tindak pidana korupsi yang berdampak pada kerugian negara atau tidak.

“Secepatnya kami kirimkan ke penyidik Kejari Lhokseumawe,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, proyek pembangunan pengaman pantai Cunda-Meuraksa, Kota Lhokseumawe senilai Rp 4,9 miliar tahun 2020 diduga fiktif. Proyek itu menghubungkan Kandang ke Meuraksa, Kota Lhokseumawe.

|KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Pembangunan Huntara Lamban, Bupati Aceh Timur Semprot Vendor

IDI RAYEUK — Bupati Aceh Timur, Provinsi Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, menyemprot vendor pembangunan hunian…

1 hour ago

Murid Jatuh Menyeberang Rakit, Disdik Aceh Utara ; Berlakukan Kurikulum Darurat, Keselamatan Murid Paling Utama

LHOKSUKON– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh memberlakukan kurikulum darurat untuk sekolah…

23 hours ago

Bupati Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, melantik Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi…

23 hours ago

Menempati Hunian Alakadar di Aceh Utara…

LHOKSUKON – Sejumlah penyintas banjir duduk di dalam hunian sementara (Huntara) di Desa Matang Bayu,…

1 day ago

Para Kepala Desa Desak Pembangunan Huntap di Aceh Utara

Keuchik (Kepala Desa) Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Mansur, mendesak pemerintah…

2 days ago

PNL Perluas Kemitraan Internasional melalui Kolaborasi Strategis dengan Industri dan Institusi Pendidikan di Malaysia

MALAYSIA - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terus memperkuat peran strategisnya dalam pengembangan pendidikan tinggi vokasi…

2 days ago

This website uses cookies.