LHOKSEUMAWE– Pemerintah Kota Lhokseumawe diminta menertibkan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di kota itu. Saat ini terlihat sejumlah ODGJ berkeliaran di pusat kota dan mulai mengkhawatirkan masyarakat.
Seperti terlihat di Jalan Baru, Kota Lhokseumawe. Seorang ODGJ berkeliling tanpa mengenakan baju dan membentak sejumlah warga.
Sementara itu, ODGJ lainnya di Eks Terminal Labi-labi, Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, bahkan menganggu warga yang sedang makan siang di salah satu warung lokasi tersebut.
“Pemko ini harus segera turun tangan. Katanya ada program bebas pasung, tapi ini berkeliaran. Pemko harus segera menertibkan ODGJ itu agar tidak ada korban,” kata Mulyadi, salah seorang warga di Pusong, Lhokseumawe, siang ini kepada Bakata.net.
Warga lainnya menyebutkan, jika Pemko Lhokseumawe tidak turun tangan, akan terjadi kerugian pada masyarakat. ”Ketika ODGJ itu merusak harta benda milik warga, pemerintah juga tak punya tanggungjawab. Ini mereka harus diperhatikan. Maka, segera tangani ODGJ itu,” pungkasnya.
| DIM
LHOKSUKON- Sejumlah kepala desa di Provinsi Aceh kini disibukan dengan merubah warga data di aplikasi…
ACEH TIMUR - Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Timur, Tgk H Thahir MD atau…
LHOKSEUMAWE- Wali Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Sayuti Abubakar menonaktifkan tiga kepala dinas dan badan di…
ACEH TIMUR - Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Timur, Rizalihadi mengatakan dalam…
LHOKSUKON- Ratusan warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, merubah status pekerjaan untuk merubah data dsil…
Lhokseumawe — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe…
This website uses cookies.