LHOKSEUMAWE – Pengungsi Rohingya asal Myanmar yang kini ditampung di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Lhokseumawe diprediksi akan berlangsung lama di kamp tersebut. Sebagian besar mereka telah kabur dari kamp dengan menggunakan jasa pihak ketiga untuk seterusnya berangkat ke Malaysia.
Setidaknya tujuh kali warga Rohingya itu kabur dari kamp sepanjang tahun ini.
“Mereka ini berangkat dari Bangladesh dengan tujuan Malaysia. Namun karena kerusakan kapal terdampar di peraian Aceh, Indonesia. Di Malaysia sebagian keluarga mereka, baik suami, saudara dan lainnya sudah hidup dengan baik. Maka, niat ke Malaysia it uterus ada,” kata Public Relations Officer UNHCR Indonesia Mitra Suryono, kepada wartawan di Hotel Rajawali, Lhokseumawe, Kamis (10/12/2020).
Dia menyebutkan, UNHCR menyerahkan sepenuhnya proses hukum pada polisi terkait tindak pidana perdagangan orang warga Rohingya.
Sisi lain, UNHCR sambungnya berupaya mengadvokasi agar bisa membawa warga Rohingya ke Malaysia secara legal. “Namun ini butuh upaya lebih jauh dan butuh waktu lama. Regulasi hukum Malaysia juga harus memungkinkan kita bawa Rohingya ke sana,” katanya.
Untuk menghindari Rohingya kabur dari kamp penampungan sementara, UNHCR sambungnya terus melengkapi sarana dan prasarana. Selain itu mengedukasi bahaya menggunakan jasa pihak ketiga untuk berangkat ke Malaysia.
“Opsi negara ketiga tentu terus diupayakan. Namun harus diingat hanya 20 negara lebih yang bersedia. Itu pun dengan jumlah terbatas. Maka, butuh waktu bertahun-tahun untuk menempatkan mereka di negara ketiga,” pungkasnya.
Sebelumnya warga Rohingnya kabur menggunakan jasa pihak ketiga dari kamp seterusnya ke Malaysia. Dua kasus itu kini ditangani Polres Lhokseumawe.
|KCM
LHOKSUKON– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh memberlakukan kurikulum darurat untuk sekolah…
ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, melantik Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi…
LHOKSUKON – Sejumlah penyintas banjir duduk di dalam hunian sementara (Huntara) di Desa Matang Bayu,…
Keuchik (Kepala Desa) Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Mansur, mendesak pemerintah…
MALAYSIA - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terus memperkuat peran strategisnya dalam pengembangan pendidikan tinggi vokasi…
Padang– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung…
This website uses cookies.