ACEH UTARA– Dalam dua bulan terakhir, angka positif yang terpapar virus corona atau Covid-19, meninggkat drastis di Provinsi Aceh dan juga tidak sedikit pasien yang terinfeksi virus yang berasal dari Wuhan, China itu yang meninggal dunia.
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia, Jalaluddin mengatakan, salah satu penyebab penyebaran virus corona tinggi di Aceh, akibat tidak disiplinnya masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.
“Saat ini memang sedang memuncak penyebaran virus corona dan angka insidennya juga tergolong tinggi, hal ini juga dipicu karena kurang disiplinnya masyarakat meskipun sosialisasi terus digencarkan,” ujar Jalal, Senin (28/9/2020).
Jalaluddin menambahkan, untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 yang tidak mengeluarkan biaya hanya ada tiga, yaitu mencuci tangan, menjaga jarak hingga satu meter dan menggunakan masker.
Saat sekarang ini memang ketiganya itu mulai jarang dilakukan, sehingga angka insidennya tergolong tinggi dan darimana dilihat indikator tinggi, yaitu dari banyaknya jumlah pasien di rumah sakit.
“Maka saya terus mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar selalu menerapkan protokol kesehatan, sehingga bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19,” tutur Jala.
|TG
ACEH TIMUR — Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh, Indra Kusmeran, mengajak masyarakat Kabupaten Aceh Timur…
LHOKSUKON- Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, menetapkan 21 lahan untuk pembangunan hunian tetap (Huntap)…
IDI RAYEUK | Kasus penipuan dengan modus “bantuan pejabat” kembali memakan korban. Seorang ibu asal…
LHOKSEUMAWE- Kawasan wisata Pantai Jawa Hagu (Jagu) di Desa Kampung Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti,…
LHOKSEUMAWE- Tim penyidik Polres Lhokseumawe, Provinsi Aceh masih mendalami penyebab kebaran di Kompleks Jalan Perdede,…
LHOKSEUMAWE- Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh akhirnya memberlakukan layanan kesehatan gratis sesuai status desil kependudukan.…
This website uses cookies.