Categories: News

Tarik Rohingya ke Darat, Kami Kasi Makan….

PULUHAN warga Desa Lancok, Syamtalira Bayu, Aceh Utara mengutip dana untuk membantu warga etnis rohingya yang saat ini masih berada di perairan lancok. Mereka mendesak pemerintah menarik kapal motor yang ditumpangi 94 warga Rohingya asal Myanmar ke darat. Pasalnya, hingga siang ini, pemerintah masih belum memutuskan apakah akan menolak atau menerima imigran itu.

Kepala Desa Lancok, Nasruddin, kepada wartawan di lokasi, menyebutkan, uang dikumpulkan buat membeli nasi untuk imigran.

“Kita sesama muslim. Masak iya, kita tidak bantu mereka. Warga desa ini siap menampung mereka dan memberi makan. Uangnya kita cari, patungan,” kata Nasruddin.

Atas nama kemanusiaan, sambung Nasruddin, warga bersepakat untuk menjaga imigran itu.

“Pemerintah jangan nunda-nunda keputusan. Mereka sudah sangat lelah di kapal itu. Segera tarik mereka ke darat, kami beri makan,” katanya.

Sementara warga lainnya, Aples Kuari, menyebutkan warga sudah menggelar rapat. Jika pemerintah mengembalikan imigran itu ke tengah laut, maka warga sendiri yang akan menjemput kembali imigran itu.

“Kami jemput pakai perahu kami, di sini semua nelayan punya perahu. Janganlah begitu kejam pada sesama muslim. Kita harus tolong mereka, baru pikirkan opsi sesuai regulasi internasional soal imigran,” pungkasnya.

Hingga berita ini dikirimkan, perahu Rohingya berada sekitar 100 meter dari bibir pantai Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara. Awalnya, pemerintah ingin mendorong kapal itu ke luar perairan Indonesia. Namun, protes warga membuat pemerintah membatalkan niat dan kini kapal itu berada di perairan. Di bibir pantai, ratusan warga masih setia menunggu imigran tersebut.

|KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

APDESI Minta Masyarakat Aceh Timur Tidak Terpengaruh Isu dan Fitnah Terhadap Bupati Al-Farlaky

ACEH TIMUR - Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Timur, Rizalihadi mengatakan dalam…

13 hours ago

Ratusan Warga Aceh Utara Setiap Hari Ubah Status Desil Agar Tetap Dilayani JKA

LHOKSUKON- Ratusan warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, merubah status pekerjaan untuk merubah data dsil…

13 hours ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadir untuk Masyarakat, 1.000 Paket Sembako Disalurkan Melalui Pasar Murah di Lhokseumawe

Lhokseumawe — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe…

1 day ago

Koalisi Pemuda Aceh: Narasi Liar Terpa Bupati Aceh Timur Setelah Tuai Pujian Tangani Banjir, Berbau Politis

ACEH TIMUR | Pemulihan bencana di Aceh dibayangi manuver politik. Di tengah logistik pengungsi yang…

1 day ago

Puluhan Hektare Lahan Sawah Tidak Digarap Petani Aceh Utara

LHOKSUKON- Sekitar 90 hektare area sawah di Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh…

2 days ago

Waspadai Penipuan Calon Jamaah Haji di Lhokseumawe, Begini Modusnya…

LHOKSEUMAWE - Puluhan calon jemaah haji (CJH) di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mendatangi Kantor Kementerian Haji…

2 days ago

This website uses cookies.