LHOKSEUMAWE | Mata kuliah di jurusan Ilmu Komunikasi seluruh Indonesia kini dimintai oleh jurusan lain. Pasalnya, ilmu komunikasi menyediakan mata kuliah yang menjadi kebutuhan milineal seperti disain grafis, videographer, radio digital dan lain sebagainya. Sehingga, sejumlah perguruan tinggi membolehkan jurusan lain mengambil mata kuliah di jurusan Ilmu Komunikasi.
Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua Aspikom Indonesia, Muhammad Sulhan, dalam webinar kurikulum merdeka yang diselenggarakan Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh, Kamis (11/6/2020).
“Sehingga kita harus menyiapkan diri untuk memberikan ruang jurusan lain mengambil mata kuliah di ilmu komunikasi. Sebegitu menariknya jurusan ini sekarang ini,” kata Sulhan.
Dia menyebutkan, kompetensi seluruh lulusan ilmu komunikasi akan dibuat lebih spesifik per regional. Sehingga lulusan ilmu komunikasi dari wilayah barat Indonesia memiliki kompetensi berbeda dengan lulusan ilmu komunikasi di wilayah timur Indonesia.
Ketua Prodi Ilmu Komunikasi, Unimal, Kamaruddin Hasan Kuya, menyebutkan sedang menyusun kurikulum kampus merdeka. Sehingga dibutuhkan masukan dari semua lapisan masyarakat untuk kesempurnaan kurikulum jurusan tersebut.
Hadir dalam webinar itu Rektor Unimal, Herman Fitra, Dekan FISIP Unimal, M Nazaruddin, dan sekitar 100 dosen dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta.
|RI

Subscribe to my channel

