BANDA ACEH– Wilayah Provinsi Aceh secara umum, saat sekarang ini mengalami cuaca buruk dan diperkirakan masih terjadi hingga tiga hari kedepan, serta masyarakat diimbau untuk waspada terhadap fenomena cuaca tersebut.
Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun I Sultan Iskandar Muda Zakaria mengatakan, hal tersebut disebabkan karena adanya pusaran angin di wilayah barat Aceh.
“Dengan adanya pusaran angin ini, maka menyebabkan gelombang laut menjadi tinggi. Dengan adanya pusaran angin, maka akan menimbulkan atau terbentuknya awan-awan konvektif, yang bisa menimbulkan petir dan angin kencang,” ujar Zakaria, ketika dihubungi melalui telepon seluler, 2 Mei 2020.
Zakaria menambahkan, hal yang harus diwaspadai, potensi gelombang tinggi yang mencapai 3 meter dan bisa saja lebih, untuk wilayah Samudera Hindia, Perairan Barat – Selatan Aceh dan Perairan Utara Sabang.
Apabila gelombang laut yang sudah mencapai 3 meter dan bisa lebih, maka sudah termasuk kategori cuaca buruk atau ekstrem, sehingga tidak semua kapal bisa menerobos gelombag tinggi tersebut.
“Kalau gelombang laut sudah mencapai 3 meter dan lebih, maka ini sudah tergolong cuaca buruk. Berdasarkan hasil analisa dan diperkirakan gelombang laut Aceh bisa mencapai 3,5 meter,” tutur Zakaria.
Dirinya mengimbau kepada seluruh nelayan agar lebih hati-hati dalam melaut, apabila sudah melihat awan tiba-tiba berubah menjadi gelap, maka segera menepi karena hal tersebut merupakan sebagai pembentukan awan konvektif.
“Kalau bisa para nelayan agar tidak melaut sampai ke tengah dan disekitar pinggiran saja, karena gelombang laut memang tergolong cukup tinggi dan juga mempertimbangkan faktor keselamatan. Jangan lupa untuk membawa pelampung, perlengkapan keselamatan lainnya,” kata Zakaria.
|TG
IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…
KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…
Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…
Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…
LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…
IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…
This website uses cookies.