Categories: Polhukam

46 TKI Aceh Pulang Ditengah Corona, Ini Langkah Pemerintah Aceh

BANDA ACEH| Sebanyak 46 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Provinsi Aceh yang pulang dari Negara Malaysia, harus mengkarantina mandiri dirumahnya masing-masing selama 14 hari kedepan.

Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani mengatakan, pada Kamis, 9 April 2020, ada dua pesawat yang mengangkut sejumlah Tenaga Kerja Indonesia dari Malaysia.

“Pesawat pertama, mendarat di Bandara Internasional Kualanamu, Medan, terdapat 25 warga Aceh dan pesawat kedua pada sorenya mendarat di Lanud Soewondo, Medan, maka ada 21 warga Aceh. Maka totalnya semua ada 46 orang,” ujar Saifullah Abdulgani, Jumat, 10 April 2020.

Saifullah Abdulgani menambahkan, saat berada di Medan, Sumatera Utara, semua TKI tersebut dijemput oleh pihak Kantor Perwakilan Aceh yang berada di kota tersebut, kemudian dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Pemeriksaan kesehatan tersebut, dilakukan di Kantor Pewarkilan Aceh di Medan, Sumatera Utara. Dalam penanganannya, semua menggunakan protokol corona seperti yang telah diatur oleh pemerintah.

Saifullah Abdulgani

“Setelah pemeriksaan dilakukan, maka mereka disediakan tempat istirahat dan kemudian difasilitasi untuk pulang ke kampungnya masing-masing, dengan menggunakan mobil angkutan umum,” tutur Saifullah Abdulgani.

Tambahnya, apabila sudah sampai di Aceh, maka mereka semuanya wajib melaporkan ke kepala desa atau aparatur desa dan wajib mengkarantina diri dirumahnya masing-masing selama 14 hari kedepan.

Meskipun demikian, mereka tetap dilakukan pengawasan oleh pihak kesehatan dari setiap puskesmas dan pihak terkait lainnya. Apabila ada mengalami demam, batuk-batuk dan sesak napas, maka segera lakukan pemeriksaan kesehatan.

“Mereka tetap diawasi dan dipantau bagaimana kondisi kesehatannya, maka apabila ada mengalami gejala demam tinggi, sesak napas dan batu-batuk, maka segera lakukan pemeriksaan kesehatan,” kata Saifullah Abdulgani.

|TG

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Murid Jatuh Menyeberang Rakit, Disdik Aceh Utara ; Berlakukan Kurikulum Darurat, Keselamatan Murid Paling Utama

LHOKSUKON– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh memberlakukan kurikulum darurat untuk sekolah…

11 hours ago

Bupati Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, melantik Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi…

12 hours ago

Menempati Hunian Alakadar di Aceh Utara…

LHOKSUKON – Sejumlah penyintas banjir duduk di dalam hunian sementara (Huntara) di Desa Matang Bayu,…

18 hours ago

Para Kepala Desa Desak Pembangunan Huntap di Aceh Utara

Keuchik (Kepala Desa) Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Mansur, mendesak pemerintah…

2 days ago

PNL Perluas Kemitraan Internasional melalui Kolaborasi Strategis dengan Industri dan Institusi Pendidikan di Malaysia

MALAYSIA - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terus memperkuat peran strategisnya dalam pengembangan pendidikan tinggi vokasi…

2 days ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadirkan Pasar Murah untuk 1.000 Warga di Padang

Padang– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung…

4 days ago

This website uses cookies.