Categories: News

Warga Positif Corona, Pemerintah Aceh Awasi WNA

BANDA ACEH | Pemerintah Aceh bekerjasama dengan sejumlah intansi terkait, memperketat pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA), untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani mengatakan, sejak 14 hari terakhir, tidak ada Warga Negara Asing yang masuk ke Provinsi Aceh. Hanya saja sebagian orang yang masih menetap karena bekerja disejumlah perusahaan.

“Berdasarkan hasil pemantauan kami, maka selama 14 hari ini tidak ada warga negara asing yang masuk ke Aceh, apalagi sejumlah negara telah menerapkan lock down, seperti Malaysia dan negara lainnya,” ujar Saifullah.

Saifullah menambahkan, bagi warga negara asing yang masih berada di Aceh, maka mereka selalu mendapatkan pengawasan ketat dan untuk berapa banyak jumlahnya maka belum bisa disebutkan.

Apalagi saat sekarang ini, penerbangan internasional di Bandar Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh mulai dibatasi. Pada Jumat, 27 Maret 2020, hanya ada satu penerbangan ke bandara tersebut.

Saifullah Abdul Gani

“Kami terus berusaha untuk melakukan yang terbaik dalam menangani persoalan virus corona atau Covid-19, maka kerjasama dari semua pihak juga diperlukan agar bisa berjalan dengan baik,” tutur Saifullah.

Tambahnya, pihaknya juga telah memberlakukan tes kesehatan disejumlah perbatasan masuk ke Aceh, apabila ada orang yang suhu tubuhnya mencapai 38 derajat celsius dan memiliki gejala sakit seperti corona, maka tidak diizinkan masuk.

“Jadi disetiap perbatasan sudah mulai kita berlakukan tes suhu tubuh dan tes kesehatan, hal ini penting agar setiap orang yang masuk ke bisa terdeksi dengan baik. Apabila memang ada gejala-gejala sakit yang seperti menjurus ke corona maka tidak diizinkan masuk,” kata Saifullah Abdulgani.

|TG

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Murid Jatuh Menyeberang Rakit, Disdik Aceh Utara ; Berlakukan Kurikulum Darurat, Keselamatan Murid Paling Utama

LHOKSUKON– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh memberlakukan kurikulum darurat untuk sekolah…

13 hours ago

Bupati Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, melantik Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi…

13 hours ago

Menempati Hunian Alakadar di Aceh Utara…

LHOKSUKON – Sejumlah penyintas banjir duduk di dalam hunian sementara (Huntara) di Desa Matang Bayu,…

20 hours ago

Para Kepala Desa Desak Pembangunan Huntap di Aceh Utara

Keuchik (Kepala Desa) Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Mansur, mendesak pemerintah…

2 days ago

PNL Perluas Kemitraan Internasional melalui Kolaborasi Strategis dengan Industri dan Institusi Pendidikan di Malaysia

MALAYSIA - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terus memperkuat peran strategisnya dalam pengembangan pendidikan tinggi vokasi…

2 days ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadirkan Pasar Murah untuk 1.000 Warga di Padang

Padang– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung…

4 days ago

This website uses cookies.