Categories: News

Virus Corona, Seluruh Sekolah di Aceh Libur

Banda Aceh – Mengantisipasi meluasnya penyebaran virus corona atau covid-19, Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, meliburkan sekolah- sekolah di bawah kewenangan Pemerintah Aceh, mulai besok, (Senin, 16/3).

Penegasan tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto, menindaklanjuti instruksi Plt Gubernur Aceh.

“Sesuai instruksi Pak Plt Gubernur, mulai besok seluruh sekolah di bawah kewenangan Pemerintah Aceh akan diliburkan hingga dua minggu ke depan dan akan di evaluasi setelahnya. Apakah liburnya diperpanjang atau tidak,” ujar Iswanto.

“Pak Nova memerintahkan instansi terkait untuk segera duduk bersama dan mencari formulasi yang tepat, agar selama dirumahkan para peserta didik tidak kehilangan momentum dan semangat belajar, karena waktu ujian nasional sudah dekat. Saat ini Pak Sekda sedang memimpin rapat bersama Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh dan instansi terkait lainnya, untuk mencari mekanisme yang tepat,” sambung Iswanto.

Iswanto menambahkan, Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah, juga terus berkomunikasi dengan pemerintah kabupaten/kota agar melakukan langkah antisipasi yang sama dengan Pemerintah Aceh.

“Semua unsur pemerintahan harus memiliki gerak yang sama karena upaya pencegahan ini tidak bisa dilakukan parsial tapi harus menyeluruh. Kami juga tentu membutuhkan dukungan masyarakat dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19 ini. Oleh karena itu, kami himbau agar masyarakat tetap waspada dan tidak perlu panik. Terus membiasakan pola hidup bersih dan sehat serta mengikuti tips dan langkah sehat yang disarankan pemerintah,” kata Iswanto.

Karo Humpro juga meengimbau agar masyarakat tak mudah percaya dengan berita-berita bohong atau hoax terkait covid-19 yang disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab di medsos.

“Alhamdulillah, hingga hari ini belum ada warga Aceh yang dinyatakan positif covid-19. Beberapa hari lalu memang ada dua orang suspect atau terduga corona. Sudah ditangani tim medis Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin, sudah diperiksa spesimennya. Dan, dinyatakan negatif covid-19. Kedua orang ini pun sudah dipulangkan,” kata Iswanto.

Jangan Panik tetap Waspada, Ini Beda Suspect dan Positif Corona

Dakam kesempatan tersebut, mantan Kabag Humas Pemkab Aceh Besar ini menjelaskan, perbedaan mendasar pada status-status yang diberikan oleh pemerintah untuk seseorang yang diduga bersentuhan dengan covid-19.

“Setidaknya ada tiga tingkatan status yang diberikan oleh tim medis,  sebelum akhirnya seseorang itu dinyatakan positif covid-19, yaitu Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan suspect atau terduga,” sambung Iswanto.

Iswanto menambahkan, orang yang berstatus ODP belum sama sekali menunjukkan gejala sakit. Namun, orang dalam status ini diketahui sempat bepergian ke negara episentrum corona atau sempat melakukan kontak dengan orang diduga positif corona sehingga harus dilakukan pemantauan.

“Nah, pemantauan yang dilakukan kepada ODP semata untuk melakukan pemantauan, sehingga penanganan khusus akan cepat dilakukan jika ODP ini menunjukkan gejala-gejala yang mengarah ke COVID-19. Sedangkan PDP, adalah orang yang sudah menunjukkan gejala terjangkit covid-19 seperti demam, pilek, sesak nafas dan batuk. PDP ini yang harus betul-betul kita perlakukan dengan baik karena sudah jadi pasien,” tambah Iswanto.

Sedangkan suspect adalah status yang diberikan kepada seseorang yang sudah menunjukkan gejala terjangkit corona dan juga diduga kuat sudah melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19.

“Jika ada gejala dan dugaan kuat bahwa seseorang itu pernah melakukan kontak langsung dengan pasien positif covid-19, maka akan dikategorikan sebagai suspect covid-19. Nantinya, pasien suspect Covid-19 akan diperiksa spesimen secara menyeluruh dengan menggunakan dua metode, yaitu Polymerase Chain Reaction (PCR) dan Genome Sequencing. Jika pada pemeriksaan spesimen ini seseorang tersebut terkonfirmasi posituf, barulah dinyatakan positif covid-19. Jika tidak terkinfirmasi,  maka akan dipulangkan,” sambung Iswanto.

“Jadi, kami berharap agar masyarakat tetap tenang, tetap waspada, benar-benar membiasakan pola hidup bersih dan sehat serta jangan lupa berdo’a agar virus ini tidak menyebar hingga ke Bumi Serambi Mekah ini,” pungkas Iswanto.

|RIL

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Ramai-ramai Warga Aceh Merubah Status Pekerjaan Demi Layanan Kesehatan Gratis

LHOKSEUMAWE – Ratusan masyarakat di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh merubah status pekerjaan di Kartu Tanda…

1 hour ago

Dream Hill Villa Bur Telege by Calandra Takengon Tawarkan Penginapan Terjangkau dengan Panorama Alam Memukau di Kabupaten Aceh Tengah

Bur Telege kini semakin dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di dataran tinggi Gayo.…

2 hours ago

Bupati Al Farlaky Peusijuek Jamaah Haji 2026, Titip Doa untuk Daerah dan Kepemimpinannya

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I, M.Si melakukan Peusijuek  calon jamaah haji…

21 hours ago

Kajari dan Ayahwa Potong Senjata di Aceh Utara

ACEH UTARA- Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara memusnahkan barang bukti 77 perkara tindak pidana umum…

21 hours ago

Dinsos Aceh Utara Beberkan Penyebab Desil Masyarakat Berubah dan Tidak dapat Layanan Kesehatan Gratis

LHOKSUKON- Dinas Sosial Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh mengungkapkan temuan yang memicu penyebab status desil…

1 day ago

Cerita Kepala Desa Aceh Didatangi Warga untuk Rubah Desil Agar Tetap Terima Layanan BPJS Kesehaan

LHOKSUKON- Sejumlah kepala desa di Provinsi Aceh kini disibukan dengan merubah warga data di aplikasi…

2 days ago

This website uses cookies.