LHOKSEUMAWE| Kuala Bungkah di Gampong Keude Bungkah, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, semakin dangkal hingga menyulitkan puluhan nelayan keluar masuk kuala, baik disaat melaut maupun pulang melaut.
Geuchik Keude Bungkah Hasanuddin, mengatakan para nelayan bisa melaut saat air pasang tinggi, jika air pasang rendah tidak bisa melaut atau boat tidak bisa keluar dari kuala.
“Kuala ini menjadi perbatasan antara Gampong Keude Bungkah dan Gampong Lancang Barat, kecamatan Dewantara sudah lama dangkal, bahkan pernah dijanjikan akan dilakukan pengerukan, tapi hingga saat ini belum terealisasikan sama sekali. Bupati (Muhammad Thaib akrab disapa Cek Mad-red) tolonglah kami, ”sebut Hasnuddin , Kamis (5/3/2020).
Ia menyebutkan nelayan juga pernah mengeruk sendiri kuala tersebut dengan cara manual menggunakan sekop, hal itu dilakukan para nelayan untuk mencari nafkah dalam memenuhi kebutuhan keluarga.
Dari itu, kami sangat berharap pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah untuk segera mengkeruk kuala tersebut serta membangun jeety di sepanjang kuala Bungkah.
“Untuk pembangunan jetty pernah kita usulkan dalam musrebang kecamatan, tapi hingga kini tidak terpenuhi,”katanya.
Sedangkan Tokoh Masyarakat Muara Batu, Tgk Salahuddin AB, mengatakan ikut prihatin dengan kondisi nelayan kita saat ini, akibat dangkalnya sungai tersebut terkadang nelayan tidak bisa melaut.
“Jika tidak melaut tentu pendapatan kebutuhan keluarga tak mencukupi, sebab sebagian warga di daerah itu pendapatan mereka hanya di laut,” jelas Salahuddin yang ikut meninjau langsung ke lokasi muara yang dangkal itu.
|MU

Subscribe to my channel

