LHOKSEUMAWE |Barisan Muda Umat (BMU) Pusat melalui Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BMU Kota Lhokseumawe menyerahkan satu unit rumah layak huni ukuran 4×6 M untuk istri Alm. Tgk Hamdani seorang guru ngaji alumni Dayah Darul Munawwarah Kuta Kreung pada Senin, (26/08/2019) siang.
Proses serah terima kunci rumah dengan kode rumah BMU 028 diserahkan langsung oleh Imam Besar BMU Tgk H. M. Yusuf A Wahab atau biasa di sapa Tu Sop kepada Ummi Ainsyah (38) Janda Miskin warga Dusun Bahagia Gampong Ulee Jalan Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe.
Sebelumnya mereka tinggal dirumah yang di huni oleh 3 Kepala keluarga, berlantai tanah, dinding yang sudah dimakan rayap dengan kondisi sangat memprihatinkan. Semenjak ditinggalkan Alm. Ainsyah kini harus menanggung nafkah 8 orang hanya dengan berprofesi sebagai penjual ikan asin keliling, kebutuhan hidup kedelapan orang mulai dari 3 orang anaknya Ahmat Damanhuri (12) Ummi Haniq (7) dan Muhammad Zuhdi (3), adiknya serta bapak dan kedua mertuanya.
Hal itu dikatakan oleh ketua DPD Barisan Muda Ummat (BMU) Kota Lhokseumawe seperti dikutip Humas BMU Al Fadhal melalui siaran pers yang dikirim ke Redaksi. menurutnya
alm. Tgk. Hamdani merupakan Alumni Dayah Al Munawarah Kuta Krueng Pidie Jaya, beliau meninggal dunia tanggal 5 Maret 2019 akibat kesetrum kabel listrik yang jatuh menimpanya saat melintasi jalan kampung Meunasah Reudep Bayu, Aceh Utara, sewaktu menjajakan barang dagangan keliling seputaran Lhokseumawe dan Aceh Utara.
Selain itu Alm juga berprofesi sebagai guru ngaji tetap di balai pengajian Raudhatul Fata Al-‘Aziziyyah Hagu Barat Laut, Kec Banda Sakti, Lhokseumawe. Meninggalnya Alm. Tgk. Hamdani yang merupakan tulang punggung bagi keluarga besarnya dengan meninggalkan seorang istri dan 3 orang anak, 1 adik perempuan, dan ayah kandungnya yang sudah uzur.
Kondisi ini membuat tanggung jawab keluarganya berpindah ke tangan Ummi Aisyah Untuk menenuhi kebutuhan hidup dengan berjualan ikan kering dan ikan asin. Sebut Sayed yang juga Dosen Politeknik Lhokseumawe ini.
Sementara itu Bendahara Gerakan BMU Peduli Fitriadi, S. Hut di sela-sela acara berlangsung mengatakan donasi untuk rumah BMU 028 mulai dibuka Tanggal 14-28 Juli 2019 selama 14 hari, dana yang masuk 31.712.000 Rupiah, sedangkan dana yang terealisasi 30.610.000 Rupiah sementara Sisanya 1.102.000 Rupiah akan digunakan untuk rumah BMU 029 cetusnya.
Acara ini dihadiri oleh Muspika Kecamatan Banda Sakti, Tokoh masyarakat, Keuchik dan Perangkat Gampong setempat. |RI

Subscribe to my channel

