Categories: News

Cek Mad Tolak Wacana PNS Kerja di Rumah

ACEH UTARA | Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib, menyatakan menolak rencana Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk membuat aturan pegawai negeri sipil (PNS) bisa bekerja dari rumah. Pasalnya, kabupaten itu belum memiliki infrastruktur digital yang memadai.

“Misalnya, e-planning, e-kinerja, dan digitalisasi lainnya saja itu kita belum. Masak iya, mau dibuat aturan pegawai bisa kerja di rumah. Aturan masuk kantor saja, masih ada pegawai yang telat datang,” kata pria yang akrab disapa Cek Mad ini, Jumat (16/8/2019).

Politisi Partai Aceh itu menyatakan, wacana pegawai bisa bekerja di rumah hanya bisa dilakukan jika Kemenpan RB menyediakan fasilitas untuk seluruh daerah. Misalnya, dengan pengadaan sistem digital yang memadai untuk semua daerah.

“Kalau kementerian memberi bantuan, baru siap kita ikuti aturan itu. Jika tidak, maka tak mungkin lah. Sangat tidak mungkin pegawai bekerja di rumah. Bisa jadi lalai mereka dan merugikan pelayanan masyarakat,” terangnya.

Dia berharap, Kemenpan RB mengkaji ulang aturan tersebut sesuai dengan kondisi masing-masing daerah di seluruh tanah air. Misalnya, daerah yang belum memiliki sistem internet yang memadai harus dibantu peralatan dan sistem yang bagus dari kementerian.

“Jangan sampai pelayanan untuk masyarakat berkurang hanya karena pegawainya kerja di rumah. Kita masih butuh layanan tatap muka dari pegawai ke masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya Kemenpan RB sedang menggodok aturan PNS bisa bekerja dari rumah. Aturan itu meniru cara kerja start up yang bisa bekerja dimana saja termasuk di rumah. Aturan ini ditolak oleh sejumlah kepala daerah. |KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Menikmati Tapanuli dari Balkon Kamar, Konsep “Cool Escape” Queen Parrona Hotel by Sativa

Siborongborong — Menikmati keindahan Tapanuli tidak selalu harus dilakukan dengan mengunjungi berbagai destinasi wisata. Bagi…

1 day ago

Hoax Terbantahkan! Bupati Al-Farlaky Ternyata Selalu Temui Pendemo, Bahkan Video Call Saat di Luar Daerah

Aceh Timur–Beredar isu Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menghindari pendemo adalah hoax dan tidak…

2 days ago

Warga Lhokseumawe Pertanyakan Bantuan Banjir, Pemkot; Senin Kemarin Sudah Diajukan

LHOKSEUMAWE- Sejumlah warga Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh mempertanyakan bantuan banjir yang tak kunjung dicairkan oleh…

2 days ago

Aceh Utara Buka Seleksi Calon Anggota Baitul Mal, Pendaftaran Dimulai 28 September

ACEH UTARA — Kesempatan bagi masyarakat Aceh Utara untuk ikut berkontribusi dalam pengelolaan Baitul Mal…

2 days ago

Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat, Salurkan Bantuan Masyarakat Terdampak Banjir Bandang “Galodo” di Solok

Solok– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) gerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada…

2 days ago

Menjaga Hijau di Balik Energi Bersih: Rekind Ikut Pemulihan Lahan Disposal PLTP Salak 7

SUKABUMI | PT Rekayasa Industri (Rekind) selaku anggota joint operation kontraktor pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga…

3 days ago

This website uses cookies.