ACEH UTARA | Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib berang atas ramainya pejabat daerah itu yang tidak hadir saat acara peresmian Museum Samudera Pase Kecamatan Samudera, Selasa (9/7/2019). Pria yang akrab disapa Cek Mad itu langsung mengintruksikan sekretaris daerah (Sekda) Abdul Aziz memberikan surat peringatan tertulis pada seluruh pejabat yang tidak hadir acara tersebut.
“Saya minta pak Sekda catat nama- nama kepala dinas dan camat yang tidak hadiri hari ini, kecuali camat yang sedang bertugas di luar dan layangkan surat peringatan. Surat peringatan tertulis,” tegasnya dalam pidato peresmian musem yang dibangun tahun 2017 lalu itu.
Dia merasa ketidakhadiran pejabat itu mencoreng wibawa pemerintah daerah. Apalagi dalam peresmian itu juga hadir tim Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI.
“Saya melihat tidak ada sedikit pun wibawa pemerintah, kita sangat malu ini dengan Tim Bekraf, diri kita saya tidak peduli dengan sejarah. Seharusnya ini hari, acara yang besar yang dinantikan leluhur kita,” sebutnya.
Cek Mad menambahkan dirinya sengaja terlambat datang, ingin melihat apa alasan pejabat yang tidak hadir dalam peresmian musem itu.
“Kita sendiri saja tidak menghargai sejarah monumen ini, Jika ditanyak kapan kerajaan Malikussaleh ada, malah kita tidak bisa menjawabnya. Hampir dari semua orang luar daerah mereka kesini untuk mengetahui sejarah kerajaan samudera pasai maka dengan itu sebelum membuka akses dan jalan untuk menuju kesini, kita duduk bersama. Siapa yang tinggal disini dan yang menjelaskan sejarah, bila ada tamu ada pemandunya,”pungkasya. |KCM

Subscribe to my channel

