LHOKSEUMAWE |Tim penyidik Polres Lhokseumawe menyatakan begal yang beraksi di lintas mudik, Medan-Banda Aceh diketahui melakukan perampasan sebanyak 17 kali selama tiga bulan terakhir. Aksi itu mulai dari Aceh Utara, Bireuen dan Kota Lhokseumawe.
Pelaku utama kasus itu pria berinisial M (23) warga GampongDesa Paya Bakong, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara. Polisi juga mengklafirikasi informasi sebelumnya bahwa R (16) pelajar juga ditangkap.
“R itu kebetulan saja malam itu bersama si M ini. Mereka berteman. Tapi, si R ini tidak terlibat dalam kasus itu,” sebut Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Indra T Herlambang, kepada wartawan di Mapolres Lhokseumawe, Selasa (28/5/2019).
BACA JUGA : Begal di Jalur Mudik Medan-Aceh Libatkan Siswa SMA
Dia menyebutkan aksi M ini mulai dari Kabupaten Aceh Utara, Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara. Bahkan, sambung Indra, di Lhokseumawe salah seorang personel polisi wanita juga menjadi korban pelaku dengan merampas tas dan handphonenya.
“Di Bireun itu satu keluarga luka-luka termasuk anak di bawah umur, saat dia rampas tas, keluarga itu jatuh dari sepeda motor, maka seluruhnya mengalami luka-luka,” terangnya.
Polisi sambung Indra mengimbau agar masyarakat meningatkan kepaswadaan jika melewati jalanan yang relatif sepi tanpa rumah penduduk. “Kami tingkatkan patrol untuk memberikan rasa nyaman pada pemudik dan masyarakat lainnya,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan polisi menangkap M, begal yang beraksi di jalur mudik Aceh-Medan. Bahkan, polisi menembak kaki kanan korban dan kini ditahan di Mapolres Lhokseumawe. |KCM
IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…
KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…
Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…
Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…
LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…
IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…
This website uses cookies.