ACEH UTARA | Sebanyak delapan dinas dan satu asisten hingga kini lowong di Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Kekosongan itu disebabkan pelantikan yang dilakukan Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib, Jumat (24/5/2019) untuk posisi pejabat eselon dua atau setera kepala dinas.
Delapan dinas yang lowong kepala dinasnya yaitu Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Disperindag, Dinas Perkebunan, dan Dinas Pertanian. Berikutnya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Sekretaris DPRD Aceh Utara dan Asisten II.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Utara, Syarifuddin, usai pelantikan pejabat di Kantor Bupati Aceh Utara, menyebutkan Bupati Aceh Utara segera menunjuk pelaksana tugas kepala dinas untuk dinas yang kosong pimpinannya.
“Misalnya dampak pelantikan hari ini, Sekretaris DPRD dan Asisten II lowong. Itu akan diisi oleh pelaksana tugas. Kita siapkan dalam waktu secepatnya,” kata Syarifuddin.
Saat ditanya, kapan diisi dengan pejabat definitif? Syarifuddin menyebutkan setelah Idul Fitri digelar lelang jabatam. “Tadi Pak Bupati intruksi segera dibuat lelang jabatan. Nah ada mekanisme lelang ini, misalnya penetapan panitia seleksi, masa pendafataran saja itu harus 14 hari kwerja. Nanti setelah lebaran baru kita susun lelang jabatan,” sebutnya.
Sekadar diketahui, hari ini bupati melantik pejabat baru eselon dua yaitu Abdullah Hasbullah, sebelumnya Sekretaris Dewan DPRK Aceh Utara, kini Kepala Dinas Pendidikan Dayah. Saifullah Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Aceh Utara dimutasi menjadi staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan. Munawar dari Kepala BPBD dipindahkan menjadi staf Ahli Bupati Bidang Keistimewaan Kemasyarakatan dan SDM.
Kepala BPBD Aceh Utara Amir Hamzah, sebelumnya sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Teuku Safwansyah, sebelumnya merupakan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik.
Marzuki, kini menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, sebelumnya Kepala Dinas Penanaman Modal Transmigrasi dan Tenaga Kerja digantikan dengan Muhammad Zulfhadli, sebelumnya Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Fakhrurrazi, kini menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dari jabatan sebelumnya sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan. Salwa, yang sebelumnya merupakan Inspektur Kabupaten Aceh Utara sekarang diamanahkan memegang jabatan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD). Posisi yang ditinggalkan Salwa diisi M Nasir, sebelumnya Kepala BPKD. |TIM
IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…
KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…
Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…
Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…
LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…
IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…
This website uses cookies.