ACEH UTARA | Keluarga korban pembunuhan di Desa Ulee Madon, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara menduga AG, suami sekaligus pelaku pembunuhan itu seorang dukun. Pasalnya, setelah digeledah lemari dapur rumah itu ditemukan alat-alat praktik perdukunan seperti jarum, foto, air aneka warna, dan benang aneka warna, batu,dan beberapa lembar foto lainnya.
Hal itu diungkapkan, Muzakir, adik ipar korban, Senin (14/5/2019). Dia menyebutkan foto dirinya sendiri sudah dipotong kepalanya.
“Ada foto keluarga saya yang dicelupkan ke dalam air aneka warna itu. Setelah korban meninggal dunia, kami bersihkan rumah, dan di lemari dapur ditemukan alat diduga praktik perdukungan AG,” katanya.
Bahkan, fotocopy surat tanah dan ruko milik korban juga ditemukan di lemari tersebut. “Sehingga saya menyakini dia ini bukan hanya kuli bangunan tapi juga dukun,” katanya.
Dia berharap, AG mendapat hukuman setimpal sehingga tidak lagi mengulangi perbuatannya kemudian hari. “Biar menjadi efek jera dan pelajaran berharga seumur hidupnya,” pungkasnya.
Sebelumnya dibertikan AG, ditangkap karena membunuh istri I (33) dan dua anak tirinya itu masing-masing inisial ZM (12) dan Y (1) pada 7 Mei 2019. Kini dia AG ditahan di Mapolres Lhokseumawe untuk penyidikan lebih lanjut. |KCM
LHOKSEUMAWE– Puluhan pemuda Desa Blang Payang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh mengikuti pelatihan…
Jakarta - PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil mencatatkan laba yang signifikan sepanjang 2026, seiring dengan…
LHOKSUKON- Tim Polres Lhokseumawe, Provinsi Aceh menyelidiki kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan…
Bantuan Tidak Boleh Dipotong, Jadup Tahap II Sedang Berproses Aceh Timur– – Pemerintah Kabupaten Aceh…
Kabut pagi masih menggantung di antara perbukitan Kuta Makmur ketika gemuruh Air Terjun Blang Kolam…
ACEH TIMUR – Harapan masyarakat Desa Bhoem dan Desa Blangsimpo yang sempat nyaris padam kini…
This website uses cookies.