TIGA emaja putri tampak santai duduk di tanggul pemecah ombak di Pantai Bangka Jaya, di Desa Bangka Jaya, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Senin (13/5/2019). Mereka lalu berswafoto. Mengabadikan keindahan pantai yang disebut masyarakat lokal sebagai Pelabuhan Bangka Jaya itu.
Sebagian remaja putra duduk santai di tepian batu pemecah ombak. Di depan mereka terlihat kail yang diletakan. Menunggu ikan menggigit umpan. Udara sore itu terlihat cerah ditimpali semilir angin nan segar.
Cuaca terik sepanjang hari seakan sirna diterpa angin langsung dari lautan Samudera Hindia nan membentang luas. Selama ramadhan, pantai itu menjadi tempat ngabuburit warga lokal. Menunggu waktu berbuka sembari menikmati keindahan pantai nan membentang.
Di sepanjang pantai berdiri pondok pedagang, di sana tersedia aneka makanan ringan. Jika hari umum, pantai ini mulai ramai dikunjungi sepanjang setahun terakhir. Sebelumnya, pantai ini hanya tempat nelayan menyandarkan perahu. Dikunjungi seadanya oleh penduduk lokal.
Setahun terakhir, mulai ramai pengunjung dari Kabupaten Aceh Utara, Bireuen dan Kota Lhokseumawe. Menjadi destinasi wisata baru dengan spot foto utama mercusuar di ujung dermawa.
Bebatuan pemecah ombak menjadi daya tarik tersendiri. Di sana, wisatawan berfoto bersama. Mengabadikan keindahan bebatuan yang diatur sedemikian rupa.
Salah seorang pengujung, Mulyadi, menyebutkan obyek wisata itu memiliki daya tarik tersendiri. Pantai yang dijaga kebersihannya oleh masyarakat lokal membuat pengunjung betah berlama-lama di sana.
“Apalagi, kalau puasa begini, menghabiskan waktu di pantai sembari menunggu waktu berbuka sangat indah. Udara sejuk dengan pemandangan laut yang bersih tenang sungguh menyenangkan,” sebut Mulyadi.
Namun untuk mandi, ada baiknya berhati-hati. Pantai ini beberapa kali menelan korban. Terkadang arus pantai terbilang deras, sehingga bagi yang tidak bisa berenang, mudah terseret ombak.
Untuk itu, bagi wisatawan yang membawa anak harus hati-hati dan menemaninya saat mandi di bibir pantai. Seorang pengunjung lainnya, Rahmi Wati, menyebutkan mengunjungi pantai itu karena bersih.
“Pantainya bersih, jadi enak untuk bersantai sembari menunggu berbuka,” pungkasnya. Nah, jika Anda berada di Aceh Utara, silakan menjadikan pantai ini salah satu destinasi yang dikunjungi. Selamat mencoba. |KCM
Mastering casino strategies An advanced guide to winning techniques Understanding the Basics of Casino Games…
Hogyan kezeld okosan a pénzügyeidet a szerencsejáték világában playid casino Bevezetés a szerencsejáték pénzügyi kezelésébe…
Aceh Timur — Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si menyerahkan secara simbolis bantuan…
LHOKSEUMAWE- Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, belum mengikuti Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh Nomor 2 Tahun…
ACEH UTARA- Disperindagkop UKM Aceh Utara menegaskan komitmen untuk menindak tegas pangkalan gas elpiji 3…
ACEH UTARA- Puluhan unit rumah toko (ruko) di pusat pembelanjaan Keude Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh…
This website uses cookies.