Sejumlah orang menggelar tikar di bibir Pantai Rancong, Desa Rancong, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Kamis (2/5/2019) sore. Mereka umumnya keluar, sebagian teman satu komunitas. Menghadap pantai yang sisi kanannya ditumbuhi rimbun pohon pinus.
Terpaut 100 meter, PT Humpus Aromatic berdiri megang. Lokasi perusahaan yang tidak beroperasi lagi itu juga dipenuhi pinus. Sehingga, kawasan itu terasa sejuk walau ditengah matahari yang kian membakar bumi.
Sebagian mereka membawa bekal dari rumah, seperti makanan ringan berupa mi, aneka minuman, dan perlengkapan makan seperti piring dan gelas. Sebagian lagi memilih membeli makanan di sejumlah warung-warung kecil di sana. Warung itu menyediakan aneka jus, mi, dan penganan lainnya.
Soal harga, jangan khawatir. Masih sangat terjangkau untuk kantong wisatawan. Hari itu bagi masyarakat menjadi hari spesial. Karena, mereka berwisata sebelum bulan ramadhan tiba yang jatuh pada 5 Mei 2019 nanti.
Di Aceh ada sebutan, hari terakhir sebelum ramadhan. Umumnya, masyarakat memilih berwisata. Membawa makanan bersama keluarga. “Nanti pas ramadhan kan sudah fokus ibadah saja. Jadi baiknya sebelum ramadhan bersantai dan berwisata bersama keluarga,” sebut seorang wisatawan asal Lhokseumawe, Fadhila Hanum.
Dia datang bersama keluarga besarnya. Kondisi itu pun menguntungkan bagi para pedagang kecil di sana. Jika hari biasa, pengunjung hanya ramai pada sore hari. Tiga hari menjelang ramadhan ini, pengunjung mulai memadati kawasan itu sejak pukul 10.00 WIB hingga menjelang magrib.
Obyek wisata di Lhokseumawe hanya bisa dikunjungi sebelum magrib. Malam hari, obyek wisata ditutup untuk umum.
“Alhamdulillah, kalau lagi musim begini, sehari bisa laku Rp 4 juta. Kalau tidak ya hanya ratusan ribu saja,” kata Muhammad, pedagang makanan di kawasan wisata Rancong.
Dari sisi lokasi, kawasan itu tak jauh dari pusat kota. Hanya sekitar 10 menit berkendara menuju arah Banda Aceh. Setiba di Kompleks Perumahan PT Arun NGL, maka berbeloklah ke kanan. Ikuti jalan mulus itu hingga pampet obyek wisata di temukan. Di sanalah bersantai sejenak sebelum ramadhan.|KCM
IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…
KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…
Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…
Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…
LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…
IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…
This website uses cookies.