Parlemen3 Caleg Gerinda Kirim Bukti Penggelembungan Suara ke TA Khalid

3 Caleg Gerinda Kirim Bukti Penggelembungan Suara ke TA Khalid

LHOKSEUMAWE | Tiga calon anggota DPRA daerah pemilihan lima dari Partai Gerindra, Junaidi Yahya, Asnawi Idris dan Tgk Muhammad Isa, menyurati Ketua DPD Partai Gerindra Aceh, TA Khalid, terkait kasus dugaan pengelembunggan suara.

Sebelumnya diberitakan, dugaan penggelembungan  suara tersebut terjadi di hampir seluruh TPS Kecamatan Matangkuli dan metodenya suara partai dan suara badan caleg DPRA dari partai yang sama, dialihkan ke salah satu suara badan Caleg DPRA.

Caleg DPRA nomor urut 2 Junaidi Yahya, dalam konferensi pers, Jumat (3/5/2019) menyebutkan, pihaknya telah mengirimkan surat dan bukti pengelembungan suara tersebut ke ketua DPD Partai Gerindra Aceh, dengan harapan agar partai dapat bersikap tegas.

“Kami telah mengirimkan bukti tersebut kepada Ketua DPD Partai Gerindra Aceh, dengan adanya kasus ini maka kami sanggat dirugikan dan berharap agar partai dapat bersikap tegas sesuai dengan komitmen yang ada yaitu menindak caleg yang mengambil suara partai atau suara caleg lain,” ujar Junaidi Yahya.

Caleg DPRA nomor urut 5 Asnawi Idris mengatakan, praktik-praktik dugaan penggelembungan suara tersebut merupakan bentuk kezaliman dan tidak bisa ditolerir.

“Hal seperti sangat tidak bisa ditolerir, karena ini merupakan sebagai bentuk kezaliman, mengapa harus suara badan kami yang diambil. Kami berharap agar pimpinan Partai Gerindra dapat segera mengambil sikap,” tutur Asnawi.

Sementara itu Caleg DPRA nomor urut 4 Tgk Muhammad Isa mengatakan, pihak Partai juga harus ikut turun tangan menyelesaikan masalah tersebut, apalagi dugaan pengelembungan suara tersebut dilakukan oleh sasama Caleg DPRA dari Partai Gerindra.

“Partai tidak boleh diam terkait persoalan tersebut, karena ini dilakukan oleh caleg sesama partai. Kami meminta agar partai tidak diam terkait persoalan ini, karena kami merasa sangat dirugikan,” kata Tgk Muhammad Isa.

|RI

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

17 Bangunan Rusak di Aceh Utara dan Lhokseumawe, Ini Sebabnya..

LHOKSUKON –Sebanyak 15 rumah hancur diterjang angin kencang Jumat...

Dua Kali Bencana, Hidup Seadanya di Pedalaman Aceh Utara…

LHOKSUKON – Sejumlah penyintas banjir di Desa Rumoh Rayeuk,...

BMKG Minta Warga Waspada, 85 Hutara Rusak Karena Angin Kencang di Aceh Utara

LHOKSUKON – Badan Metreologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan...