ACEH UTARA | Mulyadi CH, calon anggota legislatif DPRDAceh Utara melaporkan seluruh panitia pemilihan kecamatan (PPK) Seunuddon, ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Aceh Utara,Selasa (30/4/2019). Pasalnya, dia menduga terjadi penambahan untuk calon anggota legislatif dari partai lain dan merugikan dirinya.
“Saya memiliki data dan sudah saya laporkan bahwa rekapitulasi suara di tingkat kecamatan berbeda dengan di tingkat TPS. Saksi dari PPP bahkan tak mau menandatangani berita acara sebagai bentuk protes,” kata Mulyadi, per sambungan telepon.
Dia meminta Bawaslu merekomendasikan penghitungan suara ulang di kecamatan tersebut. Pasalnya, dirinya sangat merasa dirugikan. “Kami merasa sangat dirugikan, karena penggelembungan suara untuk caleg dan partai lain, sehingga peringkat kami jadi turun,” ujar Mulyadi.
Komisioner Bawaslu Aceh Utara, M Nur Furqan, menyatakan Bawaslu akan menggelar sidang administrasi, memeriksa alat bukti, mendengar keterangan saksi dan lain sebagainya.
“Kasus Seunuddon itu dilaporkan PKS pertama, lalu PPP melaporkan hal yang sama. Nanti kita panggil panwas dan juga saksi dari Seunuddon, untuk kami klarifikasi,” ujar Furqan.
Sementara Ketua PPK Seunuddon, Aceh Utara, Syahirman, menyebutkan dirinya sudah mendengar laporan dari PPP dan PKS. “Kami menunggu hasil rekomendasi Bawaslu. Prinsipnya kita menunggu bagaimana putusan Bawaslu, apakah hitung ulang atau bagaimana,” pungkasnya. |KCM
IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…
KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…
Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…
Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…
LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…
IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…
This website uses cookies.