Categories: Polhukam

Kelompok Bersenjata di Aceh Diduga Jaringan Mujahidin

BANDA ACEH | Pimpinan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Aceh Timur, Aceh, Nasir Agung, tewas dalam kontak tembak. Buron kasus penculikan itu diduga terlibat dalam jaringan mujahidin.

“Jadi KKB ini diduga dari jaringan mujahidin yang dulu pernah melakukan aksi-aksi tindak pidana di Aceh,” kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Humas Polda Aceh Kombes Ery Apriyono kepada wartawan, Jumat (26/4/2019).

Polisi masih mendalami keberadaan kelompok ini. Menurut Ery, pihaknya masih menelusuri terkait kemungkinan ada teman-teman Nasir yang belum tertangkap.

Saat dilakukan penggerebekan pada Rabu (24/4) malam, satu anggota KKB berhasil melarikan diri. Sementara satu orang berinisial Mah (34) ditangkap di lokasi. Proses penangkapan kelompok ini berlangsung dramatis karena sempat terjadi kontak tembak selama 45 menit.

“Sampai sekarang tim masih melakukan progress pengembangan upaya-upaya penyelidikan dan penyidikan. Mereka ini gerombolan, kemungkinan mereka ini masih mempunyai teman-temannya,” ungkap Ery.

Ery mengungkapkan, dalam penangkapan ini polisi menemukan dua pucuk surat berisi tentang aturan tentara mujahidin. Selain itu, ditemukan tiga pucuk senjata laras panjang jenis AK.

“Sementara untuk senjatanya masih kita dalami apakah bekas senjata konflik atau senjata yang mereka dapatkan dengan cara ilegal,” ungkap Ery.

Untuk satu anggota KKB yang ditangkap, masih diperiksa di Mapolres Aceh Timur. Rencananya Mah dibawa ke Polda Aceh. |DTC

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Dari Makam Sultan Peureulak, Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Islam Pertama Asia Tenggara

Peureulak – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh…

24 hours ago

DLH dan Dinkes Temukan Pengelolaan Limbah SPPG Puenteut Belum Sesuai Regulasi

LHOKSEUMAWE – Pengelolaan limbah di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Masjid Puenteut, Kecamatan Blang Mangat,…

2 days ago

Jaringan Irigasi Rusak Akibat Banjir, Pemkab Aceh Timur Usulkan Normalisasi DI Jambo Aye di Pante Bidari

IDI – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura mengusulkan normalisasi jaringan…

3 days ago

Bupati Al-Farlaky Sambut Tim BPK Pada Entry Meeting Pemeriksaan Terperinci TA 2025

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., sambut dan membuka kegiatan…

3 days ago

Mantap, Rekind Bukukan 380 Juta Lebih Jam Kerja Tanpa Kecelakaan

PT Rekayasa Industri (Rekind) menorehkan catatan penting dalam komitmennya terhadap keselamatan kerja, dengan mencatatkan pencapaian…

3 days ago

Status Dosen PPPK: Momentum Kebijakan Presiden Prabowo untuk Menutup Celah Ketidakadilan Struktural

Oleh: Dr. BukhariPraktisi Hukum di Lhokseumawe, Aceh Keputusan Komisi X DPR RI yang menyatakan persetujuan…

4 days ago

This website uses cookies.