ACEH UTARA | Komunitas Track On mengajak seluruh pencinta motor trail di tanah air berwisata ke makam pahlawan nasional Cut Meutia di pedalaman Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, akhir Juni mendatang.
Even ini sekaligus diharapkan untuk membuka akses ke lokasi pedalaman itu dan memperkenalkan kawasan tersebut sebagai lokasi wisata sejarah. Pembina Komunitas Track On, AKBP Ian Rizkian, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/3/2019), menyebutkan seluruh pencinta motor trail bisa mendaftar pada panitia kegiatan itu di Jalan Medan-Banda Aceh, Desa Alue Drien, Kota Lhoksukon, Aceh Utara.
“Makam Cut Mutia harus kita jaga. Ini sejatinya bisa berwisata, naik motor trail ke sana. Karena medan jalannya memang susah. Tahap awal, kita ajak para pencinta motor trail dulu, berikutnya kita ajak komunitas lainnya di Indonesia,” kata Ian.
Ia menyebutkan, untuk menarik minat pencinta motor, panitia juga menyediakan hadiah berupa sepeda motor, sepeda, mesin cuci, lemari es dan kipas angin. Hadiah itu diharap bisa memotivasi jumlah peserta yang akan ikut ke lokasi makam di pedalaman tersebut. “Kami targetkan maksimal itu 500 pecinta trail. Selain itu, kita dorong juga agar akses jalan terus diperbaiki dari waktu ke waktu, agar mudah ke lokasi di pedalaman itu,” terangnya.
Bagi masyarakat yang ingin berziarah sekaligus menguji adrenalin melewati jalan berbatu, berlumpur dan berbukit, sialakan mengikuti even ini. “Silakan hubungi nomor panitia 08116881955,” pungkas Ian. |KCM
BANDA ACEH — Menikmati kopi dan hidangan sambil bersantai kini menjadi salah satu pilihan masyarakat…
Di balik pembangunan Pabrik Soda Ash pertama di Indonesia terselip peran strategis PT Rekayasa Industri…
ACEH UTARA — Banjir yang melanda Desa Blang Peuria, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, pada 26…
LHOKSUKON- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI berjanji menyelesaikan pembangunan 14 rumah atau hunian tetap…
Banda Aceh – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Timur, Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al-Farlaky,…
LHOKSEUMAWE — Bursa pemilihan Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal) periode 2027–2030 mulai mengerucut. Hingga penutupan pendaftaran, enam…
This website uses cookies.