Categories: Edukasi

Keren, Ini Upaya Mahasiswa Unimal Selamatkan Penyu…

SABAN hari, telur penyu terus diburu oleh sejumlah masyarakat untuk dijual dan dikonsumsi hingga mengancam kelestariannya. Karena itu, dibutuhkan kepedulian berbagai pihak untuk kelestariannya seperti yang dilakukan kelompok mahasiswa di Aceh ini.

Mahasiswa Prodi Ilmu Kelautan dan Akuakultur Fakultas Pertanian, Unimal tergerak menyelamatkan reptil tersebut dari tangan-tangan manusia yang menjadi predator. Mereka mencari telur penyu ke pelosok pesisir Pantai Aceh Utara untuk ditetaskan. Setelah menjadi tukik, penyu jenis lekang (Lepidochelys Olivacea) dilepaskan ke Laut Bangka, Krueng Geukuh, Aceh Utara, Aceh.

“Kami mengambilnya dari warga di Kecamatan Tanah Jambo Aye. Kami lakukan penetasan sesuai dengan cara yang telah kami pelajari,” kata salah seorang mahasiswa Fakultas Pertanian, Unimal, Safrina, Kamis (28/3/2019).

Dia menyebutkan telur-telur tersebut di-inkubasi dalam campuran pasir halus, sedang dan kasar dengan kedalaman lubang 20 cm. Suhu rata-ratanya di bawah 31 derajat celcius dan setiap hari harus dilakukan pengecekan.

“Dari segi penanganannya. Semua harus steril. Mulai dari pengambilan telur dari sarang ke tempat penangkaran. Jika tidak, telur-telurnya gagal menetas,” sebut Safrina.

Dia menambahkan, dari 81 butir yang dilakukan penetesan di tangkaran, 67 butir berhasil menetas. Setelah itu, tukik-tukik dilepasliarkan ke laut sehingga penyu tetap terjaga dan tidak akan punah diburu.Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal), Dr. Herman Fithra mengatakan pelepasan tukik ini kedua kalinya dilakukan pihak kampus tersebut. Sebelumnya ada 25 tukik dilepaskan dan kali ini ada 67 tukik.

“Penyu ini perlu kita lestarikan. Telur penyu itu jangan dikonsumsi, dan jangan dijual. Tetapi bisa diserahkan ke Unimal melalui Pusat Kelautan (Marine Center) untuk dilakukan penetasan. Nanti akan kita bawa ke penangkaran penyu di pantai Keude Krueng Geukueh untuk ditangkarkan atau ditetaskan, karena di sana ada petugas,” kata Herman Fithra kepada wartawan.

Herman berharap masyarakat terus sadar akan ancaman kepunahan penyu jika terus diburu. Mari masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian penyu di masa yang akan datang bersama Unimal melalui Pusat Kelautan untuk berupaya menangkarkan telur penyu, sehingga keberadaan penyu dapat terlestarikan dengan baik. |DTC

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Curhat Pelajar yang Diinjak-injak Seorang Gadis ke Bupati Aceh Timur, Ingin Pindah Sekolah

IDI- IR, pelajar SMP di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh mengeluarkan curahan hatinya di depan…

11 hours ago

Prodi Psikologi Universitas Malikussaleh Jalani Asesmen Lapangan Akreditasi BAN-PT

Lhokseumawe– Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh (Unimal) menjalani Asesmen Lapangan Akreditasi dari Badan…

11 hours ago

KJE FC Singkirkan PS Pemkab Aceh Utara 1-0, Melaju ke Final Liga JPFC

LHOKSEUMAWE– Koperasi Keuramat Jaya Energy (KJE) FC memastikan satu tempat di partai puncak Liga Eksekutif…

12 hours ago

Joget Berujung Sanksi Etik untuk 3 Satpol PP Bireuen

BIREUEN- Tiga personel Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP & WH) Kabupaten…

2 days ago

Bank Indonesia Lhokseumawe Menang Setengah Lusin di Liga JPFC

Melaju ke Final Liga Eksekutif LHOKSEUMAWE– PS Bank Indonesia Lhokseumawe tampil luar biasa dengan mengalahkan…

2 days ago

Pertamina Tambah Pasokan Bahan Bakar untuk Aceh

LHOKSEUMAWE- Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus mengoptimalkan distribusi BBM guna memastikan…

2 days ago

This website uses cookies.