EdukasiSoal 3 Dosen Plagiarisme, Ristek Dikti Kembalikan ke STIKes Muhammadiyah

Soal 3 Dosen Plagiarisme, Ristek Dikti Kembalikan ke STIKes Muhammadiyah

ACEH UTARA | Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristek Dikti) Aceh, mengembalikan persoalan dugaan tiga dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Lhokseumawe ke internal kampus tersebut. Pasalnya, status dosen tersebut merupakan dosen yayan di kampus itu dan bukan pegawai negeri sipil.

Ketua LLDikti Aceh, Prof Faisal Rani, dihubungi per telepon, Selasa (5/3/2019) menyebutkan dirinya sudah menerima laporan terkait dugaan plagiarisme oleh tiga dosen di STIKes Muhammadiyah.

BACA JUGA : Dugaan Plagiarisme, 3 Dosen STIKes Muhammadiyah Dilaporkan ke Kemenristek Dikti

“Sudah kita kembalikan ke yayasan. Kita minta mereka yang menangani. Tidak kewenangan kita untuk menangani itu. Maka, biasa di sekolah tinggi itu ada majelis etik, sanksinya ya diputuskan internal,” kata Prof Faisal.

Dia menegaskan, persoalan lembaga penegakan etik dosen di seluruh perguruan tinggi harus ada. “Jadi, lembaga etik itu lah yang memberikan sanksi. Soal sanksinya apa, itu diputuskan sesuai aturan di yayasan tersebut,” sebutnya.

Sebelumnya, mantan Kepala Perpustakaan STIKes Muhammadiyah, Fauzi Abubakar melaporkan tiga rekannya yang diduga melakukan plagiarisme karya ilmiah mahasiswa. Ketiga dosen itu yakni berinisial  M, J dan NR. Ketiganya dosen tetap STIKes Muhammadiyah. Karya yang diplagiat milik mahasiswa berinisial H, A dan S.

Sebelumnya diberitakan laporan itu telah dikirimkan ke PP Muhammadiyah, Lembaga Pendiidkan Tinggi Muhammadiyah, Pimpinan wilayah Muhammadiyah Aceh, Menteri Riset Teknologi, dan badan akreditasi nasional perguruan tinggi.

Sementara itu, Ketua STIKes Muhammadiyah, Mursal, menyebutkan Fauzi sudah mengundurkan diri dari kampus itu pada  29 Januari 2019. “Saya masih di luar daerah sepulang dari rapat koordinasi pimpinan perguuan tinggi di lingkungan LLDikti XIII Aceh. LLDikti sudah menyampaikan ke kita, Untuk lebih jelas saya akan membalas surat yang disampaikan LLDikti terkait hal itu,” sebutnya.

Perlu diketahui sambung Mursal, Fauzi sudah menyerang personal yang tidak mendukungnya ketika proses pencalonan Ketua STIKes Periode 2018-2022 beberapa waktu lalu. “Terhitung 29 Januari 2019 yang bersangkutan sudah mengundurkan diri dari dosen STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe,’pungkasnya. |KCM

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Asal Muasal Izin PT Bumi Flora Aceh Timur yang Kini Memanas…

ACEH TIMUR — Dokumen keputusan Bupati Aceh Timur yang...

Komitmen Bersama Perkuat Pengawasan Penyaluran BBM di Aceh

Banda Aceh – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui...

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dan Kodam I/Bukit Barisan Perkuat Sinergi Jaga Kelancaran Distribusi Energi

Medan – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melakukan audiensi...

Pupuk Indonesia Perluas Pasar UMKM Binaan Melalui Kriyanusa 2026

Jakarta– PT Pupuk Indonesia (Persero) berkolaborasi dengan Perkumpulan Istri...

Siapkan Engineer Masa Depan, Rekind Jembatani Kampus dengan Dunia EPC

Menjadi seorang engineer tidak cukup hanya memahami teori dan...