Categories: Wisata

Monumen Pasee, Pusat Wisata Budaya Aceh

Proses pembangunannya masih terus berlangsung. Monumen di area 7,7 hektar ini akan menjadi pusat wisata budaya di Aceh, menghadirkan kembali kejayaan dan sejarah Kerajaan Samudra Pasai di Tanah Rencong.

 

Ditengah-tengah hijaunya persawahan menjulang tinggi satu bangunan yang disebut Monumen Pasee. Masih dalam tahap pengerjaan tapi kemegahah arsitekturnya sudah mulai terlihat. Lokasinya tak jauh dari Komplek Pemakaman Sultan Malikussaleh yang tak lain dan tak bukan adalah pendiri kerjaan Islam, Samudra Pasai. Monumen ini tepatnya berada di Desa Gampong Beuringen, Kecamatan Samudera, Lhokseumawe.

Museum dan Pusat Budaya
Pembangunan Monumen Pasee yang dibangun diatas tanah seluas 7,7 hektare ini diharapkan menjadi penanda penting dari kejayaan Samudra Pasai yang pernah berjaya 13 abad silam di Asia Tenggara. Namanya sendiri, Monumen Pasee, berasal dari nama kerajaan Islam legendaris, Samudra Pasai.

BACA JUGA : Napi Kabur dari Takengon, 9 Diburu, 2 Ditangkap

Monumen Pasee mulai dibangun tahun 2012 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, lewat Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. Monumen Pasee nantinya akan dibekali berbagai fasilitas pendukung seperti tempat pameran, esilasi tentang kebudayaan, ruang shalat, wadah berlatih tari dan musik tradisional dan lain-lain membantu kegiatan pelestarian budaya lokal.

Samudra Pasai memang tak bisa dilepaskan dari perkembangan agama terbesar di Indonesia yakni islam. Sehingga hal-hal semacam harus terus kembangkan termasuk wilayah-wilayah lain di Indonesia dimana banyak sekali memiliki sejarah panjang nenek moyang. |PI

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

SDN 2 Dewantara Gelar Maulid, Kadis Pendidikan : Pendidikan Islami Modal Utama Anak …

ACEH UTARA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di SD Negeri 2 Dewantara,…

14 hours ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Ombudsman Sumatera Utara, Kawal Penyaluran Energi

Medan– PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan…

18 hours ago

Masa Sewa Huntara Berakhir Desember 2026, Nasib Ratusan Penyintas Banjir di Aceh Utara Mengantung?

ACEH UTARA – Ratusan kepala keluarga (KK) penyintas banjir di Gampong Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan,…

19 hours ago

Di Musda Golkar, Al-Farlaky Buka Pintu Kolaborasi untuk Pembangunan Aceh Timur

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengajak Partai Golkar memperkuat…

2 days ago

Steam Blowing Rampung, Rekind Kawal PLTP Salak Unit 7 Menuju Commissioning

JAKARTA -PT Rekayasa Industri (Rekind) tengah mengawal pelaksanaan kegiatan proyek Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP)…

2 days ago

Puluhan Pohon, Rumah dan Kios Pedagang Rusak Diterjang Angin di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE– Sebanyak puluhan kios, rumah dan pohon tumbang diternang angin kencang di Kota Lhokseumawe, Provinsi…

2 days ago

This website uses cookies.