ACEH UTARA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di SD Negeri 2 Dewantara, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (27/10/2026), berlangsung khidmat dan penuh haru. Kegiatan yang dipimpin Kepala Sekolah Nanda Indah Sari, S.Pd., tersebut diisi dengan tausiah keagamaan dan santunan kepada 13 siswa yatim.
Peringatan Maulid Nabi ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pihak sekolah dan wali murid, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW serta kepedulian terhadap sesama sejak dini.
Hikmah Maulid disampaikan oleh Ustaz Junaidi Ilyas, S.Pd.I. Dalam tausiahnya, ia mengajak para siswa untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, terutama kejujuran, amanah, kecerdasan, dan kepedulian sosial.
Ia juga mengingatkan bahwa peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan menjadi sarana memperkuat keimanan dan menerapkan ajaran Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai bentuk nyata kepedulian sosial, keluarga besar SD Negeri 2 Dewantara memberikan santunan kepada 13 siswa yatim yang bersekolah di lembaga tersebut.
Prosesi penyerahan santunan berlangsung haru. Satu per satu siswa yatim dipanggil ke atas panggung untuk menerima santunan yang diserahkan langsung oleh Kepala Sekolah Nanda Indah Sari bersama Ustaz Junaidi Ilyas, disaksikan para guru, wali murid, dan tamu undangan.
Kepala SD Negeri 2 Dewantara, Nanda Indah Sari, mengatakan santunan anak yatim merupakan bagian dari program rutin sekolah dalam memperingati hari besar Islam.
“Alhamdulillah, pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tahun 2026 ini, keluarga besar SD Negeri 2 Dewantara dapat berbagi kebahagiaan dengan menyantuni 13 anak yatim dari kalangan siswa kami sendiri. Ini merupakan bentuk pendidikan karakter, bahwa mencintai Rasulullah harus diwujudkan dengan mencintai sesama, terutama anak yatim. Terima kasih kepada seluruh guru dan wali murid yang telah berpartisipasi,” ujar Nanda.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat membentuk generasi penerus yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, keimanan yang kuat, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara, Dr. Jamaluddin, menekankan pentingnya pendidikan karakter yang berjalan beriringan dengan pengembangan kemampuan akademik siswa. Dia mengapresiasi peringatan maulid dengan santunan yatim. “Pendidikan Islami modal utama generasi Aceh Utara. Saya apresiasi kegiatan SDN 2 Dewantara,” ujarnya saat hadir di acara itu.
Menurutnya, kegiatan keagamaan di sekolah dapat menjadi sarana untuk memperkuat nilai moral, membangun kepedulian sosial, dan menumbuhkan sikap saling menghormati di kalangan peserta didik.
“Pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus membentuk karakter dan akhlak mulia. Kegiatan seperti peringatan Maulid Nabi dan santunan anak yatim menjadi salah satu sarana untuk menanamkan kepedulian sosial sejak dini, sehingga anak-anak tumbuh menjadi generasi yang berilmu dan peduli terhadap sesama,” sebutnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SD Negeri 2 Dewantara ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan dan kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Aceh Utara, sekaligus harapan agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.| MULYADI
Medan– PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan…
ACEH UTARA – Ratusan kepala keluarga (KK) penyintas banjir di Gampong Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan,…
ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengajak Partai Golkar memperkuat…
JAKARTA -PT Rekayasa Industri (Rekind) tengah mengawal pelaksanaan kegiatan proyek Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP)…
LHOKSEUMAWE– Sebanyak puluhan kios, rumah dan pohon tumbang diternang angin kencang di Kota Lhokseumawe, Provinsi…
BANDA ACEH – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengajak generasi muda yang…
This website uses cookies.