ACEH UTARA | Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Kabupaten Aceh Utara merawat tujuh pasien demam berdarah dengue (DBD). Tujuh pasien itu didominasi anak-anak.
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, RSUCM Aceh Utara, Saiful, Rabu (13/2/2019) menyebutkan pasien itu dirawat dua hari terakhir. Mereka sebagian besar berasal dari Kabupaten Aceh Utara.
BACA JUGA : Kapan Museum Lhokseumawe Difungsikan?
Dia merincikan, pasien DBD itu yakni Munzilin (36) dari Kota Lhokseumawe, Irmasari Nita (44), Muhammad Rifki (7), M Syahriah (7), Kiki (40), M Faizul (8 bulan) dari Kabupaten Aceh Utara.
“Khusus untuk M Faizul ini anak kembar, Faizul demam berdarah, kembarannya hanya demam biasa saja. Awalnya diduga demam berdarah juga,” kata Saiful.
Dia menyebutkan,khusu Faizul ditangani intensif oleh dokter spesialis anak. Merawat anak kembar, sambung Saiful dibutuhkan perhatian lebih. “Kondisinya sudah membaik.Pasien lain juga mendapat perawatan maksimal, kita pastikan layanan terbaik,” sebutnya.
Dia mengimbau, penanganan DBD dilakukan bersama-sama masyarakat oleh petugas kesehatan. Pola hidup sehat dan bersih harus terus digalakan. “Masyarakat, petugas kesehatan harus bersama-sama mengatasi DBD, menerapkan pola 3M (menguras, membersihkan, mengubur benda). Kami imbau juga, jika ragu demam biasa atau demam DBD, baiknya langsung dibawa ke rumah sakit terdekat,” pungkasnya. |TI

Subscribe to my channel

